
Lifestyle
Jaga Kolesterol saat Imlek: Awas Makanan Cepat Saji & Manis
Penulis: Siti Nurmayani Putri
Kamis, 29 Januari 2026
Rating Artikel 5/5
|
6
Bagikan
*Telah Direview oleh Tim Medis Klikdokter
Kolesterol sering kali jadi topik yang ramai dibicarakan, terutama saat pola makan mulai kurang terkontrol. Secara alami, tubuh memang membutuhkan kolesterol untuk membentuk hormon, vitamin D, dan membantu kerja sel. Namun, kadar kolesterol yang tidak seimbang, terutama kolesterol LDL yang tinggi, bisa memicu berbagai masalah kesehatan serius.
Di sisi lain, kolesterol HDL justru berperan melindungi jantung. Sayangnya, konsumsi makanan tinggi lemak, gula tambahan, dan kebiasaan makan berlebihan saat momen perayaan, seperti saat Imlek sering kali membuat kadar kolesterol melonjak tanpa disadari.
Oleh karena itu, memahami jenis kolesterol, faktor pemicunya, serta cara menjaga pola makan sehat menjadi langkah penting untuk mencegah penyakit jantung dan gangguan metabolik lainnya.
Artikel lainnya: Hati-Hati Kolesterol Naik! Kenali Gejalanya dan Lakukan Ini
Hubungan Makanan Cepat Saji dan Minuman Manis dengan Pemicu Kolesterol Jahat (LDL)
Makanan cepat saji dikenal sebagai salah satu sumber utama makanan tinggi lemak, khususnya lemak jenuh dan lemak trans. Kedua jenis lemak ini terbukti dapat meningkatkan kadar kolesterol LDL atau yang sering disebut sebagai kolesterol jahat.
Ketika LDL terlalu tinggi, kolesterol akan menumpuk di dinding pembuluh darah dan membentuk plak, yang lama-kelamaan meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke. Burger, ayam goreng tepung, kentang goreng, serta pizza olahan adalah contoh makanan yang sebaiknya dibatasi dalam diet kolesterol.
Tak hanya makanan, minuman manis seperti soda, teh kemasan, dan minuman kopi dengan sirup gula juga berkontribusi pada peningkatan trigliserida dalam darah. Trigliserida yang tinggi sering berjalan beriringan dengan kolesterol LDL tinggi dan kolesterol HDL rendah.
Kombinasi ini sangat berbahaya karena mempercepat terjadinya penyempitan pembuluh darah. Gula tambahan yang dikonsumsi berlebihan juga dapat mengganggu metabolisme lemak dan meningkatkan risiko obesitas.
Sajian Imlek yang Perlu Diwaspadai, Potensi Kolesterol Tinggi
Perayaan Imlek identik dengan kebersamaan dan aneka hidangan lezat. Namun, tanpa pengaturan yang bijak, sajian khas Imlek bisa menjadi pemicu lonjakan kolesterol. Memahami jenis makanan yang perlu dibatasi dapat membantu mewujudkan perayaan Imlek sehat tanpa harus menghilangkan makna tradisinya.
1. Hidangan Daging Berlemak dan Jeroan
Hidangan seperti babi panggang, bebek panggang, dan olahan daging berlemak lainnya sangat populer saat Imlek. Sayangnya, jenis makanan ini mengandung lemak jenuh tinggi yang dapat meningkatkan kolesterol LDL secara signifikan.
Jeroan seperti hati, usus, dan babat juga tinggi kolesterol, sehingga sebaiknya dikonsumsi dalam porsi kecil atau dihindari, terutama bagi orang dengan riwayat kolesterol tinggi.
Artikel Lainnya: Penyebab Hiperkolesterolemia, Kolesterol Tinggi yang Bahaya
2. Makanan Bersantan Kental
Berbagai hidangan bersantan seperti opor, kari, dan gulai sering hadir sebagai pelengkap perayaan. Santan kental mengandung lemak jenuh yang cukup tinggi, sehingga jika dikonsumsi berlebihan dapat menaikkan kadar kolesterol LDL dan trigliserida.
Meski rasanya gurih, hidangan bersantan sebaiknya dibatasi atau diolah dengan santan encer agar lebih ramah bagi kesehatan jantung.
3. Gorengan dan Makanan Ringan
Aneka gorengan dan camilan renyah kerap tersaji di meja tamu saat Imlek. Proses penggorengan berulang pada minyak yang sama dapat menghasilkan lemak trans, yaitu jenis lemak paling berbahaya bagi kesehatan. Lemak trans tidak hanya meningkatkan kolesterol LDL, tetapi juga menurunkan kolesterol HDL yang berfungsi melindungi pembuluh darah.
4. Kue Manis dan Minuman Bergula
Kue keranjang, kue kering, serta minuman manis adalah simbol kemanisan dan keberuntungan. Namun, kandungan gula tambahan yang tinggi dapat memicu lonjakan trigliserida dan memperburuk profil lemak darah.
Konsumsi gula tambahan secara berlebih juga berhubungan dengan resistensi insulin yang berdampak pada peningkatan risiko penyakit jantung.
Artikel Lainnya: Kenali Gejala Kolesterol Tinggi pada Wanita dan Mengatasinya
Tips Menikmati Sajian Imlek dengan Sehat
Menjaga kolesterol tetap stabil bukan berarti harus menghindari semua hidangan khas Imlek. Kuncinya ada pada pemilihan menu dan pengaturan porsi. Pilih makanan rendah kolesterol seperti ikan kukus, tahu, tempe, dan sayuran tumis dengan sedikit minyak. Perbanyak konsumsi serat dari sayur dan buah karena serat membantu menurunkan penyerapan kolesterol di usus.
Gunakan metode memasak yang lebih sehat seperti merebus, mengukus, atau memanggang tanpa lemak berlebih. Batasi konsumsi babi panggang dan hidangan bersantan hanya sebagai pelengkap, bukan menu utama. Untuk camilan, pilih kacang panggang tanpa garam atau buah segar sebagai alternatif yang lebih aman bagi diet kolesterol.
Selain itu, tetap aktif bergerak selama libur perayaan. Aktivitas fisik ringan seperti jalan santai setelah makan dapat membantu meningkatkan kolesterol HDL dan menjaga keseimbangan lemak darah. Dengan begitu, momen kebersamaan tetap terasa tanpa harus mengorbankan kesehatan jantung.
Setelah menikmati beragam sajian Imlek, penting untuk tetap menjaga kadar kolesterolmu. Nutrive Benecol dengan kandungan Plant Stanol Ester (PSE) siap bantu turunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh hingga 7-10% dalam 2-3 minggu.
Ini cocok buat Kpeople yang memiliki kadar kolesterol tinggi maupun normal tetapi ingin melakukan pencegahan. Dengan begitu, Kpeople bisa merayakan Imlek dengan hati yang lebih tenang dan jantung yang lebih sehat.
Menariknya, setiap kali Kpeople membeli Nutrive Benecol, Kpeople bisa mendapatkan poin di KPoin. Poin yang terkumpul bisa ditukarkan dengan berbagai reward menarik seperti voucher belanja, saldo e-wallet, hingga pulsa.
Yuk, mulai perjalanan hidup sehatmu hari ini! Pelajari lebih lanjut tentang Apa Itu Kpoin dan Keuntungannya Bergabung dan segera download aplikasi KPoin agar tidak melewatkan kesempatan mendapatkan hadiah gratis dari setiap langkah sehatmu.
Referensi:
- WebMD. Good and Bad Foods for High Cholesterol. Diakses dari https://www.webmd.com/cholesterol-management/heart-health-foods-to-buy-foods-to-avoid
- Harvard Health Publishing. 4 foods not to eat if you have high cholesterol. Diakses dari https://www.health.harvard.edu/heart-health/4-foods-not-to-eat-if-you-have-high-cholesterol
- NHS. How to lower your cholesterol. Diakses dari https://www.nhs.uk/conditions/high-cholesterol/how-to-lower-your-cholesterol/
- WebMD. Frequently Asked Questions About Cholesterol. Diakses dari https://www.webmd.com/cholesterol-management/cholesterol-faq
Komentar
melinda febriani • Rating 5/5
Jumat, 30 Januari 2026
Admin KPoin
Jumat, 30 Januari 2026
calvin • Rating 5/5
Kamis, 29 Januari 2026
Admin KPoin
Jumat, 30 Januari 2026
siti azahra ayuningtiyas • Rating 5/5
Kamis, 29 Januari 2026
Admin KPoin
Jumat, 30 Januari 2026
anik • Rating 5/5
Kamis, 29 Januari 2026
Admin KPoin
Jumat, 30 Januari 2026
nurkhalipah • Rating 5/5
Kamis, 29 Januari 2026
Admin KPoin
Kamis, 29 Januari 2026
muhammad rizki al fajri • Rating 5/5
Kamis, 29 Januari 2026
Admin KPoin
Kamis, 29 Januari 2026
Kamu akan diarahkan ke Aplikasi KPoin untuk berikan komen.



