HomeArtikelDiet dan Nutrisi

10 Minuman Khas Indonesia agar Tidur Lebih Nyenyak

10 Minuman Khas Indonesia agar Tidur Lebih Nyenyak

Diet dan Nutrisi

10 Minuman Khas Indonesia agar Tidur Lebih Nyenyak

profile-Christovel Ramot

Penulis: Christovel Ramot

Kamis, 23 Juli 2026

Rating Artikel 0/5

|

0

Bagikan

Indonesia memiliki kekayaan herbal dan tanaman yang sejak lama dimanfaatkan oleh berbagai suku dan daerah. Jahe, serai, kunyit, pandan, secang, kayu manis, dan kencur kerap diolah menjadi minuman tradisional dengan aroma serta rasa yang khas.


Selain memberikan sensasi hangat, beberapa minuman tersebut dapat membantu tubuh terasa lebih nyaman dan rileks menjelang tidur. Secangkir minuman hangat tanpa kafein juga dapat menjadi bagian dari rutinitas malam yang memberi sinyal kepada tubuh bahwa waktunya beristirahat.


Namun, minuman alami buat tidur bukanlah pengganti obat atau terapi gangguan tidur. Efeknya lebih banyak berasal dari rasa hangat, aroma rempah, suasana tenang, dan kebiasaan tidur yang dilakukan secara konsisten. Berikut 10 minuman khas Indonesia yang dapat menemani waktu istirahat.


1. Wedang Jahe


Wedang jahe merupakan minuman tradisional yang mudah dibuat. Cukup rebus irisan atau jahe yang telah dimemarkan, kemudian tambahkan sedikit madu atau gula aren.


Sensasi hangat dari jahe dapat membantu tubuh terasa lebih nyaman, terutama saat cuaca dingin. Minuman ini juga bebas kafein selama tidak dicampurkan dengan teh atau kopi.


Meski demikian, jahe tidak secara langsung menjadi obat insomnia. Manfaatnya lebih tepat sebagai minuman bantu tidur yang mendukung suasana rileks menjelang malam.


2. Susu Jahe Hangat


Susu jahe memadukan tekstur lembut susu dengan sensasi hangat jahe. Susu mengandung triptofan, yaitu asam amino yang digunakan tubuh dalam pembentukan serotonin dan melatonin.


Kedua senyawa tersebut berkaitan dengan siklus tidur dan bangun. Walau hasil penelitian mengenai susu dan tidur masih beragam, susu jahe hangat dapat menjadi pilihan untuk menemani rutinitas malam.


Gunakan susu tanpa tambahan gula berlebihan. Bagi orang dengan intoleransi laktosa, susu dapat diganti dengan minuman kedelai tanpa gula.


3. Wedang Serai


Wedang serai dibuat dengan merebus batang serai yang telah dimemarkan. Untuk menambah aroma, minuman ini dapat dicampur dengan pandan, jahe, atau sedikit jeruk nipis.


Aroma serai yang segar dapat menciptakan suasana tenang. Penelitian kecil juga menunjukkan bahwa aroma serai berpotensi membantu mengurangi kecemasan dalam kondisi tertentu.


Walau belum terbukti sebagai terapi insomnia, wedang serai dapat menjadi pilihan minuman hangat tanpa kafein menjelang tidur.


4. Wedang Uwuh


Wedang uwuh merupakan minuman khas Yogyakarta yang dibuat dari jahe, secang, kayu manis, cengkeh, dan beberapa jenis daun rempah. Warnanya merah alami dengan aroma rempah yang cukup kuat.


Perpaduan rempah tersebut memberikan sensasi hangat yang dapat membantu tubuh terasa lebih nyaman setelah menjalani aktivitas seharian.


Agar tetap sehat, gunakan sedikit gula. Wedang uwuh sebaiknya tidak dicampur dengan teh apabila dikonsumsi pada malam hari karena teh mengandung kafein.


5. Wedang Secang


Wedang secang dibuat menggunakan kayu secang, jahe, serai, kayu manis, atau cengkeh. Kayu secang menghasilkan warna merah alami yang menjadi ciri khas minuman ini.


Wedang secang dapat menjadi alternatif bagi orang yang terbiasa mengonsumsi teh atau kopi pada malam hari. Kafein dalam kopi dan teh dapat menghambat rasa ngantuk dan membuat seseorang lebih sulit tidur.


Mengganti minuman berkafein dengan wedang secang dapat membantu menciptakan rutinitas malam yang lebih ramah terhadap tidur.


Baca artikel lainnya: Manfaat Teh Hijau untuk Diet & Aturan Minum yang Benar


6. Bandrek


Bandrek adalah minuman khas Sunda yang umumnya dibuat dari jahe, gula aren, kayu manis, serai, dan cengkeh. Minuman ini banyak dikonsumsi di daerah dengan udara sejuk.


Rasa hangatnya dapat memberikan kenyamanan dan membantu tubuh lebih rileks. Bandrek juga tidak mengandung kafein selama tidak dicampur kopi.


Gunakan gula aren secukupnya. Bagi orang dengan refluks asam lambung, jumlah jahe dan rempah perlu dibatasi agar tidak menimbulkan rasa panas di dada.


7. Bajigur


Bajigur juga berasal dari Jawa Barat dan biasanya dibuat dari santan, pandan, gula aren, serta sedikit garam. Beberapa resep menambahkan jahe untuk memberikan sensasi hangat.


Tekstur bajigur yang lembut membuat minuman ini terasa menenangkan. Namun, karena mengandung santan dan gula, konsumsilah dalam porsi kecil agar perut tidak terlalu penuh menjelang tidur.


Pilih resep bajigur tanpa tambahan kopi agar tidak mengandung kafein. Kamu bisa membaca lebih lanjut Panduan Minum Kopi untuk Diet, Manfaat & Aturan yang Benar.


8. Kunyit Asam Hangat


Kunyit asam adalah jamu populer yang dibuat dari kunyit, asam jawa, air, dan gula aren. Kunyit mengandung kurkumin yang banyak diteliti karena berbagai potensinya bagi kesehatan.

Sejumlah penelitian awal menunjukkan bahwa kurkumin mungkin berkaitan dengan kualitas tidur. Namun, bukti tersebut belum cukup untuk menyatakan kunyit asam sebagai obat sulit tidur.


Bagi orang dengan maag atau refluks, rasa asam dari minuman ini perlu diperhatikan karena dapat menimbulkan ketidaknyamanan.


9. Beras Kencur Hangat


Beras kencur terbuat dari beras, kencur, jahe, asam jawa, dan gula. Minuman ini memiliki rasa manis dan aroma kencur yang khas.


Teksturnya yang sedikit lebih padat dapat memberikan rasa nyaman ketika dikonsumsi dalam porsi kecil. Meski demikian, belum ada bukti kuat bahwa beras kencur secara langsung menimbulkan rasa ngantuk.


Pilih beras kencur rendah gula agar asupan gula pada malam hari tidak berlebihan.


10. Wedang Pandan dan Kayu Manis


Pandan memiliki aroma lembut yang sering digunakan dalam makanan dan minuman Indonesia. Untuk membuatnya, rebus daun pandan bersama kayu manis dan sedikit jahe.


Aroma pandan dan kayu manis dapat membantu menciptakan suasana nyaman menjelang tidur. Wedang ini juga bebas kafein selama tidak ditambahkan teh.


Minuman tersebut dapat dinikmati sambil membaca buku, mendengarkan musik tenang, atau mengurangi penggunaan gawai.


Baca artikel lainnya: 8 Manfaat Kolang Kaling untuk Kesehatan dan Cara Konsumsinya


Tips Mengonsumsi Minuman Bantu Tidur


Agar manfaat relaksasinya lebih terasa, pilih minuman tanpa kafein dan batasi jumlah gula. Jangan minum terlalu banyak tepat sebelum tidur karena dapat membuat seseorang terbangun untuk buang air kecil.


Jadikan minuman hangat sebagai bagian dari rutinitas malam, bukan satu-satunya cara mengatasi gangguan tidur. Tetapkan jadwal tidur yang konsisten, redupkan cahaya kamar, dan hindari penggunaan ponsel menjelang tidur.


Orang dengan diabetes, gangguan lambung, penyakit hati, penyakit ginjal, atau yang rutin menggunakan obat sebaiknya berkonsultasi dengan tenaga kesehatan sebelum mengonsumsi minuman herbal secara rutin.


Wedang jahe, susu jahe, wedang serai, wedang uwuh, bandrek, dan minuman rempah lainnya dapat membantu menciptakan rasa hangat serta rileks menjelang malam. Meski begitu, minuman alami buat tidur tidak dapat menggantikan penanganan medis untuk gangguan tidur.


Agar tidur nyenyak, kombinasikan minuman hangat dengan kebiasaan tidur sehat, pembatasan kafein, dan suasana kamar yang nyaman.


Dapatkan Berbagai Manfaat Menarik di KPoin


Yuk, aktif berbelanja produk-produk Kalbe dan scan struk belanja melalui aplikasi KPoin untuk mendapatkan poin. Kumpulkan poin dari setiap transaksi dan nikmati berbagai benefit serta penawaran menarik.


Di aplikasi KPoin juga tersedia beragam tools, seperti cek perkembangan anak, cek risiko diabetes, dan kalender masa subur.


Segera download aplikasi KPoin melalui App Store atau Play Store. Belanja produk Kalbe, scan struknya, kumpulkan poin, dan nikmati berbagai manfaat untuk keluarga.


Daftar Pustaka

  1. National Center for Complementary and Integrative Health. (2025). Ginger: Usefulness and safety. National Institutes of Health.
  2. National Center for Complementary and Integrative Health. (2025). Sleep disorders and complementary health approaches. National Institutes of Health.
  3. National Center for Complementary and Integrative Health. (2025). Turmeric: Usefulness and safety. National Institutes of Health.
  4. National Heart, Lung, and Blood Institute. (2022). Healthy sleep habits. National Institutes of Health.
  5. Peuhkuri, K., Sihvola, N., & Korpela, R. (2012). Diet promotes sleep duration and quality. Nutrition Research, 32(5), 309–319.
  6. UNESCO. (2023). Jamu wellness culture. Representative List of the Intangible Cultural Heritage of Humanity.
  7. World Health Organization. (2026). Healthy diet. World Health Organization.

Komentar

empty-state-comment

Ayo, jadi orang pertama yang tulis komentar kamu di artikel ini!

Kamu akan diarahkan ke Aplikasi KPoin untuk berikan komen.