
Kesehatan Pencernaan
80% Hormon Bahagia Diproduksi di Usus? Cek Faktanya
Penulis: Christovel Ramot
Selasa, 20 Mei 2025
Rating Artikel 5/5
|
1
Bagikan
Hormon dalam tubuh manusia memainkan peran penting dalam mengatur berbagai fungsi fisiologis dan psikologis. Salah satu hormon yang dikenal luas adalah serotonin, yang sering disebut sebagai "hormon bahagia".
Disebut demikian karena perannya dalam mengatur suasana hati, tidur, dan nafsu makan seseorang. Menariknya, sebagian besar serotonin dalam tubuh diproduksi bukan di otak, melainkan di usus.
Bagaimana Hormon Bahagia Terbentuk?
Serotonin adalah neurotransmitter yang mempengaruhi berbagai aspek fungsi tubuh dan pikiran. Produksi serotonin dimulai dari asam amino triptofan yang diperoleh dari makanan. Triptofan kemudian diubah menjadi 5-hidroksitriptofan (5-HTP) dan akhirnya menjadi serotonin. Proses ini terjadi di berbagai bagian tubuh, termasuk otak dan usus.
Artikel lainnya: Menu Harian Ramah Lambung untuk Keluarga
Produksi Serotonin di Usus
Sekitar 90% serotonin dalam tubuh diproduksi di usus, khususnya oleh sel enterochromaffin yang terdapat di lapisan mukosa usus. Produksi ini dipengaruhi oleh mikrobiota usus, yaitu kumpulan mikroorganisme yang hidup di saluran pencernaan.
Mikrobiota yang sehat dapat merangsang produksi serotonin, sementara ketidakseimbangan mikrobiota dapat mengganggu produksi hormon ini.
Tips Menjaga Kesehatan Usus
Kesehatan usus sangat berpengaruh terhadap produksi serotonin dan, secara keseluruhan, terhadap kesejahteraan mental. Beberapa cara untuk menjaga kesehatan usus meliputi:
1. Konsumsi Prebiotik
Prebiotik adalah serat makanan yang tidak dapat dicerna oleh tubuh tetapi menjadi makanan bagi bakteri baik di usus. Makanan yang kaya prebiotik meliputi:
- Bawang putih
- Bawang merah
- Pisang
- Asparagus
- Oat
Konsumsi prebiotik secara teratur dapat membantu meningkatkan jumlah bakteri baik di usus, yang pada gilirannya mendukung produksi serotonin.
2. Konsumsi Probiotik
Probiotik adalah mikroorganisme hidup yang memberikan manfaat kesehatan ketika dikonsumsi dalam jumlah yang cukup. Makanan yang mengandung probiotik meliputi:
- Yogurt
- Kefir
- Kimchi
- Tempe
- Sauerkraut
Probiotik membantu menjaga keseimbangan mikrobiota usus, yang penting untuk produksi serotonin dan kesehatan mental secara keseluruhan.
Artikel lainnya: Tips Menjaga Kesehatan Pencernaan Sehari-Hari
3. Pola Makan Seimbang
Mengonsumsi makanan yang kaya akan serat, vitamin, dan mineral dapat mendukung kesehatan usus. Hindari makanan olahan dan tinggi gula yang dapat merusak keseimbangan mikrobiota usus.
4. Manajemen Stres
Stres kronis dapat mempengaruhi kesehatan usus dan produksi serotonin. Teknik relaksasi seperti meditasi, yoga, dan olahraga teratur dapat membantu mengelola stres dan mendukung kesehatan usus.
Produksi serotonin yang optimal sangat bergantung pada kesehatan usus. Dengan menjaga keseimbangan mikrobiota melalui konsumsi prebiotik dan probiotik, serta menerapkan pola hidup sehat, Anda dapat mendukung produksi hormon bahagia dan meningkatkan kesejahteraan mental.
Untuk informasi lebih lanjut tentang kesehatan usus dan pencernaan lainnya, kunjungi Informasi seputar Kesehatan Pencernaan. Selain itu, KPeople juga dapat mengumpulkan poin dari pembelian produk Kalbe dengan mengunduh aplikasi KPOIN di App Store dan Google Play Store.
Cari tahu lebih lanjut tentang Apa Itu Poin Loyalty Program KPoin sekarang juga!
Referensi
- "Hubungan Antara Pencernaan yang Sehat dan Kesehatan Mental," KlikDokter, 2024.
- "Microbes Help Produce Serotonin in Gut," Caltech, 2015.
- "The Benefits of Prebiotics and Probiotics on Mental Health," PMC, 2023.
- "Probiotics may help boost mood and cognitive function," Harvard Health, 2023.
- "Does Serotonin in the intestines make you happy?" PMC, 2020.
- "Exploring the serotonin‐probiotics‐gut health axis: A review," PMC, 2024.
Komentar
Imas • Rating 5/5
Minggu, 22 Februari 2026
Admin KPoin
Rabu, 25 Februari 2026
Kamu akan diarahkan ke Aplikasi KPoin untuk berikan komen.



