
Kesehatan Tulang
Jalan Kaki Berapa Langkah Sehari? Ini Anjuran Medisnya
Penulis: Siti Nurmayani Putri
Senin, 30 Maret 2026
Rating Artikel 0/5
|
0
Bagikan
Jalan kaki merupakan salah satu bentuk olahraga kardio ringan yang paling mudah dilakukan oleh siapa saja. Namun, masih banyak yang bertanya-tanya, idealnya jalan kaki berapa langkah sehari untuk menjaga kesehatan tubuh? Apakah benar harus mencapai 10.000 langkah setiap hari?
Dengan memahami jumlah langkah yang tepat, KPeople bisa menjadikan berjalan kaki sebagai bagian dari aktivitas fisik harian yang efektif untuk menjaga kebugaran, meningkatkan kekuatan otot paha, hingga membantu membakar kalori dengan jalan kaki secara optimal.
Artikel lainnya: Jangan Mager, 5 Manfaat Banyak Gerak untuk Hidup Sehat
Berapa Target Jumlah Langkah Kaki yang Disarankan Setiap Hari?
Secara umum, banyak orang mengenal angka 10.000 langkah per hari sebagai target ideal. Angka ini sebenarnya berasal dari kampanye kesehatan di Jepang sejak tahun 1960-an, bukan dari standar medis mutlak. Meski begitu, berbagai penelitian modern tetap menunjukkan bahwa berjalan kaki secara rutin memang memberikan manfaat besar bagi kesehatan tubuh.
Menurut rekomendasi dari organisasi kesehatan seperti WHO dan CDC, orang dewasa dianjurkan melakukan aktivitas fisik setidaknya 150 menit per minggu. Jika dikonversi ke langkah, jumlahnya berkisar antara 7.000 hingga 10.000 langkah per hari, tergantung intensitas dan kondisi tubuh masing-masing.
Bagi pemula atau KPeople yang jarang bergerak, memulai dari 3.000–5.000 langkah per hari sudah cukup baik. Kemudian, jumlah ini bisa ditingkatkan secara bertahap untuk membangun gaya hidup aktif yang berkelanjutan. Hal ini penting terutama untuk menjaga kesehatan sendi lutut dan mencegah risiko cedera akibat aktivitas berlebihan.
Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa berjalan kaki minimal 7.000 langkah per hari sudah dapat menurunkan risiko kematian dini dan penyakit kronis seperti penyakit jantung.
Apakah 10.000 Langkah Wajib Bagi Semua Orang?
Mungkin banyak KPeople yang penasaran, apakah setiap orang wajib mencapai 10.000 langkah dalam sehari? Jawabannya, tidak wajib. Target 10.000 langkah hanyalah angka umum yang bisa dijadikan acuan, bukan keharusan bagi semua orang.
Kebutuhan langkah setiap orang bisa berbeda, tergantung usia, kondisi kesehatan, dan tingkat aktivitas. Misalnya, lansia atau penderita masalah sendi mungkin cukup dengan 5.000–7.000 langkah per hari. Bahkan, bagi lansia, berjalan kaki secara rutin sudah sangat bermanfaat untuk mencegah osteoporosis pada lansia dan menjaga mobilitas tubuh.
Selain itu, kualitas langkah juga lebih penting dibandingkan jumlahnya. Jalan kaki dengan kecepatan sedang hingga cepat dapat meningkatkan detak jantung, sehingga lebih efektif sebagai olahraga kardio ringan dibandingkan berjalan santai tanpa tujuan.
Intinya, daripada memaksakan angka tertentu, lebih baik fokus pada konsistensi dalam melakukan aktivitas fisik harian.
Artikel Lainnya: 5 Olahraga yang dapat Mencegah Osteoporosis di Usia Muda
Studi Terbaru tentang Manfaat Jalan Kaki
Berbagai studi terbaru menunjukkan bahwa berjalan kaki memiliki manfaat yang jauh lebih luas daripada sekadar menjaga kebugaran tubuh.
Penelitian yang dipublikasikan oleh National Institute of Health menemukan bahwa berjalan kaki secara rutin dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung, meningkatkan kesehatan mental, serta menjaga berat badan tetap ideal. Aktivitas ini juga efektif dalam membakar kalori dengan jalan kaki, terutama jika dilakukan secara konsisten setiap hari.
Selain itu, berjalan kaki juga berperan dalam meningkatkan sirkulasi darah dan kesehatan jantung. Bahkan, penelitian dari Biomolecules menunjukkan bahwa konsumsi bahan alami seperti ekstrak zaitun untuk jantung yang dikombinasikan dengan gaya hidup aktif dapat memberikan manfaat tambahan dalam menjaga fungsi kardiovaskular.
Tak hanya itu, berjalan kaki juga membantu memperkuat otot-otot tubuh, terutama kekuatan otot paha dan betis. Otot yang kuat akan mendukung sendi, sehingga membantu menjaga kesehatan sendi lutut dan mengurangi risiko cedera.
Dari sisi mental, aktivitas ini juga terbukti mampu mengurangi stres, meningkatkan mood, dan membantu tidur KPeople lebih nyenyak. Kombinasi manfaat fisik dan mental inilah yang membuat jalan kaki menjadi salah satu bentuk olahraga paling direkomendasikan.
Artikel Lainnya: 10 Cabang Olahraga Estetik, Lagi Tren di Kalangan Anak Muda
Tips Mencegah Cedera Sendi saat Berjalan Kaki secara Aktif
Meskipun terlihat sederhana, berjalan kaki tetap memiliki risiko cedera jika dilakukan secara tidak tepat. Berikut beberapa tips yang bisa KPeople terapkan agar tetap aman:
- Gunakan sepatu yang nyaman. Pilih sepatu dengan bantalan yang baik untuk melindungi kaki dan sendi.
- Mulai secara bertahap. Jika belum terbiasa, jangan langsung menargetkan langkah tinggi. Tingkatkan secara perlahan.
- Perhatikan postur tubuh. Jaga posisi tubuh tetap tegak, bahu rileks, dan pandangan ke depan.
- Lakukan pemanasan dan pendinginan. Hal ini penting untuk mengurangi risiko cedera otot dan sendi.
- Pilih permukaan yang aman. Hindari jalan yang terlalu keras atau tidak rata untuk menjaga kesehatan sendi lutut.
- Dengarkan tubuh. Jika muncul nyeri, segera istirahat dan kurangi intensitas aktivitas.
Dengan menerapkan tips di atas, KPeople bisa menikmati manfaat jalan kaki tanpa khawatir cedera, sekaligus menjaga gaya hidup aktif dalam jangka panjang.
Agar target jalan kaki berapa langkah sehari tercapai tanpa rasa nyeri di sendi lutut, dukung tubuhmu dengan asupan nutrisi yang tepat seperti Entrasol.
Susu ini kaya kalsium tinggi dan protein untuk menjaga kekuatan gerakmu. Untuk setiap pembelian Entrasol, Kpeople bisa mengumpulkan poin di KPoin untuk ditukarkan dengan saldo e-wallet atau voucher belanja.
Yuk, cari tahu lebih lanjut Apa Itu Kpoin dan Keuntungannya Bergabung. Kamu juga bisa download aplikasi Kpoin sekarang untuk menemukan lebih banyak promo dan hadiah dari Kpoin.
Referensi:
- Biomolecules. Exploring the Cardiovascular Benefits of Extra Virgin Olive Oil: Insights into Mechanisms and Therapeutic Potential. Diakses dari https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC11852600/
- CDC. Benefits of Physical Activity. Diakses dari https://www.cdc.gov/physical-activity-basics/benefits/index.html
- WHO. Physical activity. Diakses dari https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/physical-activity
- Better Health. Walking for good health. Diakses dari https://www.betterhealth.vic.gov.au/health/healthyliving/walking-for-good-health
- Hearth Foundation. Walking can do wonders for your physical, mental and social health. Diakses dari https://www.heartfoundationwalking.org.au/walking-benefits
- Healthline. What Are the Benefits of Walking?. Diakses dari https://www.healthline.com/health/exercise-fitness/benefits-of-walking
- Mayo Clinic. Walking: Trim your waistline, improve your health. Diakses dari https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/fitness/in-depth/walking/art-20046261
- NIH. The multifaceted benefits of walking for healthy aging: from Blue Zones to molecular mechanisms. Diakses dari https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC10643563/
Komentar

Ayo, jadi orang pertama yang tulis komentar kamu di artikel ini!
Kamu akan diarahkan ke Aplikasi KPoin untuk berikan komen.



