
Parenting Anak
Pernah Dengar STEAM? Cara Tingkatkan Kecerdasan Anak
Penulis: Siti Nurmayani Putri
Selasa, 20 Januari 2026
Rating Artikel 0/5
|
0
Bagikan
*Telah Direview oleh Tim Medis Klikdokter
Setiap orang tua tentu ingin memberikan bekal terbaik bagi buah hati agar tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, mandiri, dan siap menghadapi tantangan hidup.
Cara tingkatkan kecerdasan si kecil tidak hanya berfokus pada kemampuan akademik semata, tetapi juga mencakup stimulasi kognitif, emosional, sosial, hingga kreativitas anak.
Dalam pendidikan anak usia dini, pendekatan belajar yang menyenangkan dan bermakna sangat dibutuhkan agar anak mampu mengembangkan potensi kecerdasan majemuknya secara optimal.
Salah satu metode yang kini banyak direkomendasikan adalah metode STEAM, yang menggabungkan sains, teknologi, rekayasa, seni, dan matematika sebagai fondasi pembelajaran anak sejak dini.
Artikel lainnya: Pahami Golden Age Anak: Umur Berapa & Kenapa Sangat Penting?
Apa Itu Metode STEAM? Integrasi Lima Disiplin Ilmu
Metode STEAM merupakan pendekatan pembelajaran terpadu yang mengintegrasikan lima disiplin ilmu, yaitu Science (sains), Technology (teknologi), Engineering (rekayasa), Arts (seni), dan Mathematics (matematika). Konsep ini menekankan proses belajar aktif melalui eksplorasi, eksperimen, dan pemecahan masalah.
STEAM sangat relevan diterapkan dalam aktivitas anak di rumah karena fleksibel, menyenangkan, dan dapat disesuaikan dengan usia anak. Pendekatan ini juga menjadi bagian dari stem education yang bertujuan menyiapkan anak menghadapi kebutuhan masa depan anak yang semakin kompleks.
1. Science (Sains): Menjelajah Dunia Sekitar
Pada aspek sains, anak diajak untuk mengenal lingkungan sekitarnya melalui pengamatan dan percobaan sederhana. Kegiatan seperti mengamati pertumbuhan tanaman, mengenal sifat air, atau bermain dengan pasir dan tanah dapat meningkatkan rasa ingin tahu serta stimulasi kognitif.
Aktivitas sains juga membantu perkembangan bahasa karena anak belajar mengungkapkan hasil pengamatan dengan kata-kata sederhana. Selain itu, eksplorasi ini mendukung perkembangan motorik anak secara alami.
2. Technology (Teknologi): Memahami Alat dan Cara Kerjanya
Teknologi dalam STEAM tidak selalu berkaitan dengan layar atau gawai. Anak dapat belajar teknologi melalui penggunaan alat sederhana seperti sendok, gunting tumpul, mainan mekanik, atau benda sehari-hari lainnya.
Dari sini, anak belajar hubungan sebab-akibat, meningkatkan logika anak, dan memahami fungsi benda di sekitarnya. Pendampingan orang tua sangat penting agar teknologi benar-benar menjadi sarana belajar yang aman dan bermanfaat.
3. Engineering (Rekayasa): Mendesain dan Membangun
Engineering mengajak anak untuk merancang dan membangun sesuatu, misalnya menyusun balok, membuat menara dari kardus bekas, atau merakit mainan bongkar pasang. Aktivitas ini melatih kemampuan menyelesaikan masalah (problem solving), koordinasi mata dan tangan, serta ketekunan anak.
Anak juga belajar bahwa kegagalan adalah bagian dari proses belajar, sehingga rasa percaya diri dan daya juangnya semakin berkembang.
4. Arts (Seni): Ekspresi, Kreativitas, dan Imajinasi
Seni memegang peranan penting dalam menumbuhkan kreativitas anak dan kemampuan mengekspresikan diri. Kegiatan seperti menggambar, mewarnai, bernyanyi, menari, atau bermain peran membantu anak menyalurkan emosi sekaligus memperkaya perkembangan bahasa.
Arts juga mendukung kecerdasan majemuk, termasuk kecerdasan visual, musikal, dan interpersonal, yang sangat penting bagi tumbuh kembang anak secara holistik.
5. Mathematics (Matematika): Berpikir Logis dan Analitis
Matematika dalam metode STEAM diperkenalkan melalui aktivitas sederhana dan permainan edukatif, seperti menghitung mainan, mengelompokkan warna, atau mengenal pola.
Pendekatan ini membantu anak memahami konsep matematika tanpa tekanan, sekaligus melatih berpikir logis dan analitis sejak dini. Dengan cara ini, anak akan lebih percaya diri dan tidak mudah takut terhadap pelajaran matematika.
Artikel Lainnya: Kenali Brain Rot dan Dampaknya bagi Perkembangan Otak Anak
Mengapa Metode STEAM Penting untuk Peningkatan Kecerdasan Anak?
Metode STEAM memberikan dampak positif yang luas terhadap perkembangan kecerdasan anak karena menstimulasi berbagai aspek tumbuh kembang secara bersamaan. Ini dia manfaat metode STEAM:
1. Mengembangkan Berpikir Kritis & Pemecahan Masalah
STEAM mendorong anak untuk berpikir kritis dengan cara mengamati, mencoba, dan mengevaluasi hasil. Proses ini melatih kemampuan problem solving yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari dan masa depan anak.
2. Meningkatkan Kreativitas & Inovasi
Melalui eksperimen dan eksplorasi, anak belajar menciptakan ide baru tanpa takut salah. Kreativitas anak yang terasah sejak dini akan membantu mereka lebih adaptif dan inovatif di masa depan.
3. Melatih Kemampuan Kolaborasi & Komunikasi
Banyak aktivitas STEAM dilakukan bersama orang tua atau teman sebaya. Hal ini membantu anak belajar berkomunikasi, bekerja sama, dan menghargai pendapat orang lain, yang penting untuk perkembangan sosial dan emosional.
4. Membangun Rasa Ingin Tahu yang Kuat
Rasa ingin tahu adalah dasar dari pembelajaran. STEAM menumbuhkan kebiasaan bertanya dan mencari jawaban, yang sangat berperan dalam stimulasi kognitif anak.
5. Menyiapkan Anak untuk Masa Depan
Kombinasi kemampuan berpikir kritis, kreativitas, dan kolaborasi membuat STEAM relevan sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan anak. Tentu, semua ini perlu didukung oleh nutrisi otak yang optimal dan pola asuh positif.
Artikel Lainnya: Mengenal Tipe Kepribadian Anak & Jenis Pola Asuh yang Tepat
Tips Menerapkan Metode STEAM di Rumah Sejak Dini
KPeople sebagi orang tua dapat menerapkan STEAM melalui aktivitas anak di rumah seperti memasak bersama, berkebun, bermain peran, atau melakukan eksperimen sederhana yang aman. Kuncinya adalah menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, konsisten, dan tanpa paksaan.
Metode ini telah banyak direkomendasikan dalam praktik pendidikan anak usia dini karena mudah diterapkan dan berdampak besar pada perkembangan anak.
Seiring dengan stimulasi Metode STEAM yang menyenangkan, pastikan Si Kecil mendapatkan nutrisi optimal untuk mendukung kecerdasan dan perkembangan otaknya. Lengkapi kebutuhan nutrisi Si Kecil dengan Morinaga Platinum MoriCare+ Triple Bifidus atau varian sesuai usianya.
Susu pertumbuhan ini dirancang dengan nutrisi penting untuk mendukung kecerdasan multitalenta, daya tahan tubuh, dan tumbuh kembang optimal anak.
Menariknya, setiap pembelian produk Kalbe ini atau Morinaga juga memberikan Bunda poin di KPoin, lho yang mana bisa ditukarkan dengan hadiah menarik seperti voucher belanja, saldo e-wallet hingga pulsa token listrik.
Pelajari lebih lanjut tentang Apa Itu Kpoin dan Keuntungannya Jika Bergabung dan jangan lupa download aplikasi KPoin untuk mendapatkan info jumlah poin yang telah dikumpulkan.
Referensi:
- KLA School. 10 Benefits of STEAM Education in Early Childhood. Diakses dari https://www.klaschools.com/insights/benefits-of-steam-early-childhood-education
- Morinaga. Metode STEAM untuk Meningkatkan Kecerdasan Anak Sejak Dini. Diakses dari https://morinaga.id/id/milestone/metode-steam-meningkatkan-kecerdasan-anak
- Children Museum of Sonoma County. 6 Benefits of STEAM Learning on Early Childhood Development. Diakses dari https://www.cmosc.org/6-benefits-of-steam-learning-for-toddlers/
- Sampoerna Academy. 10 STEAM Activities for Kids. Diakses dari https://www.sampoernaacademy.sch.id/news/10-steam-activities-for-kids
- Maple Leaf Kingsley International School. What is STEAM education and why is it essential for children?. Diakses dari https://www.kingsley.edu.my/kis/what-is-steam-education/
Komentar

Ayo, jadi orang pertama yang tulis komentar kamu di artikel ini!
Kamu akan diarahkan ke Aplikasi KPoin untuk berikan komen.



