HomeArtikelParenting Anak

Kenali Brain Rot dan Dampaknya bagi Perkembangan Otak Anak

Kenali Brain Rot dan Dampaknya bagi Perkembangan Otak Anak

Parenting Anak

Kenali Brain Rot dan Dampaknya bagi Perkembangan Otak Anak

profile-Siti Nurmayani Putri

Penulis: Siti Nurmayani Putri

Kamis, 15 Januari 2026

Rating Artikel 5/5

|

34

Bagikan

*Telah Direview oleh Tim Medis Klikdokter


Brain rot belakangan ini menjadi istilah yang semakin sering dibicarakan, terutama di tengah meningkatnya penggunaan gawai pada anak sejak usia dini. Istilah ini menggambarkan kondisi penurunan kualitas fokus, daya pikir, hingga kemampuan belajar akibat paparan screen time berlebihan yang bersifat pasif dan minim makna.


Fenomena ini banyak disoroti karena berdampak langsung pada Generasi Alfa, generasi yang tumbuh berdampingan dengan teknologi digital sejak lahir. Jika tidak disadari dan ditangani sejak dini, brain rot dapat memengaruhi perkembangan otak, attention span (rentang perhatian), hingga kesehatan mental anak dalam jangka panjang.


Artikel Lainnya: Pahami Golden Age Anak: Umur Berapa & Kenapa Sangat Penting?


Mengenal Apa Itu Fenomena Brain Rot


Brain rot bukanlah diagnosis medis resmi, namun istilah populer yang digunakan untuk menggambarkan kondisi menurunnya fungsi kognitif akibat konsumsi konten digital berlebihan, seperti video pendek tanpa jeda, gim instan, atau media sosial yang merangsang otak secara cepat namun dangkal.


Paparan ini membuat otak terbiasa dengan stimulasi instan, sehingga anak kesulitan mempertahankan fokus dalam aktivitas yang membutuhkan konsentrasi lebih lama.


Dalam konteks perkembangan anak, otak memiliki kemampuan neuroplastisitas otak, yaitu kemampuan untuk membentuk dan memperkuat jaringan saraf berdasarkan stimulasi yang diterima.


Jika stimulasi yang dominan bersifat pasif dan repetitif, maka proses pertumbuhan sel saraf dan pematangan fungsi otak tidak berlangsung optimal. Anak menjadi mudah bosan, sulit fokus, dan kurang tertarik pada aktivitas yang menuntut pemikiran mendalam.


Selain itu, minimnya interaksi aktif juga berdampak pada stimulasi kognitif, seperti kemampuan memecahkan masalah, berbahasa, dan mengendalikan emosi. Padahal, stimulasi inilah yang menjadi fondasi kecerdasan anak di masa depan.


Dampak Jangka Panjang Brain Rot terhadap Kecerdasan Anak


Brain rot tidak hanya berdampak sementara, tetapi dapat memengaruhi kecerdasan anak dalam jangka panjang jika dibiarkan tanpa penanganan. Ini dia dampak jangka panjang brain rot terhadap tumbuh kembang si kecil:


1. Penurunan Fungsi Kognitif


Salah satu dampak paling nyata dari brain rot adalah penurunan fungsi kognitif. Anak yang terbiasa mengonsumsi konten cepat cenderung mengalami penurunan kemampuan berpikir kritis, daya ingat, dan konsentrasi. Attention span (rentang perhatian) menjadi lebih pendek, sehingga anak sulit mengikuti pelajaran, membaca buku, atau menyelesaikan tugas hingga tuntas.


Berdasarkan studi National Institute of Health menunjukkan bahwa screen time berlebihan pada anak berkaitan dengan perubahan struktur otak yang berperan dalam bahasa dan kontrol diri. Jika berlangsung terus-menerus, kondisi ini dapat menghambat proses belajar jangka panjang.


2. Rentan Terkena Masalah Kesehatan Mental


Brain rot juga berkaitan erat dengan kesehatan mental anak. Paparan konten digital yang intens dapat meningkatkan risiko kecemasan, mudah marah, hingga gangguan tidur. Anak menjadi lebih sensitif terhadap rasa bosan dan frustasi karena otak terbiasa mendapatkan hiburan instan.


Selain itu, ada kaitan erat antara otak dan sistem pencernaan melalui gut-brain axis. Ketika pola hidup anak didominasi aktivitas pasif dan kurang gerak, keseimbangan mikrobiota usus dapat terganggu, yang akhirnya memengaruhi emosi dan perilaku anak. Oleh karena itu, kesehatan pencernaan anak turut berperan dalam menjaga stabilitas suasana hati dan fokus belajar.


3. Mengganggu Waktu Produktivitas Anak


Brain rot membuat anak lebih memilih aktivitas pasif dibandingkan kegiatan produktif seperti membaca, bermain kreatif, atau berinteraksi sosial. Akibatnya, waktu produktif yang seharusnya digunakan untuk mengasah kemampuan motorik, bahasa, dan sosial menjadi berkurang.


Padahal, aktivitas aktif sangat dibutuhkan untuk mendukung stimulasi kognitif dan perkembangan emosi anak. Anak yang jarang berinteraksi langsung juga berisiko mengalami keterlambatan kemampuan sosial dan komunikasi.


Artikel lainnya: Screen Time Ideal Anak Usia 0–12 Tahun, Tips & Risikonya


Tips Mengatasi Brain Rot dan Mengalihkan Perhatian Anak


Kabar baiknya, brain rot dapat dicegah dan dikurangi dengan langkah sederhana yang konsisten dalam kehidupan sehari-hari. KPeople sebagai orang tua memiliki peran penting dalam mengalihkan perhatian anak dari kebiasaan digital pasif menuju aktivitas yang lebih aktif, kreatif, dan bermakna. Berikut tipsnya:


1. Batasi Screen Time


Langkah paling utama untuk mencegah dan mengatasi brain rot adalah membatasi durasi penggunaan gawai. American Academy of Pediatrics merekomendasikan pembatasan screen time sesuai usia anak, serta memastikan konten yang dikonsumsi bersifat edukatif dan interaktif.


Dengan pembatasan yang konsisten, otak anak memiliki kesempatan untuk kembali melatih fokus dan memperpanjang attention span (rentang perhatian) secara alami.


2. Dorong Anak Sosialisasi di Luar Rumah


Interaksi sosial langsung sangat penting untuk melatih empati, kemampuan komunikasi, dan pengendalian emosi. Bermain bersama teman sebaya membantu anak belajar menyelesaikan konflik, bekerja sama, dan memahami perasaan orang lain.


Aktivitas sosial juga mendukung neuroplastisitas otak karena melibatkan berbagai fungsi otak secara bersamaan, mulai dari bahasa, emosi, hingga gerak tubuh.


3. Lakukan Detoks Digital dengan Aktivitas Fisik yang Kreatif


Detoks digital tidak harus ekstrem, namun dapat dilakukan dengan mengganti waktu layar dengan aktivitas fisik yang menyenangkan, seperti bersepeda, menggambar, menari, atau bermain peran. Aktivitas ini membantu meningkatkan aliran darah ke otak dan mendukung pertumbuhan sel saraf secara optimal.


Selain itu, aktivitas fisik juga berperan dalam menjaga keseimbangan gut-brain axis, yang berdampak positif pada fokus dan suasana hati anak.


Baca artikel lainnya: Dampak Game pada Emosional Anak dan Cara Membatasinya


4. Bangun Literasi Media Sejak Dini


Membangun literasi media sejak dini menjadi langkah penting agar anak tidak hanya menjadi pengguna pasif teknologi, tetapi mampu memahami dan mengelola dampak digital secara bijak.


Dengan mengajak anak berdiskusi sederhana tentang manfaat dan risiko konten digital, orang tua membantu membentuk kemampuan berpikir kritis serta memperkuat stimulasi kognitif anak.


Literasi media yang diterapkan secara konsisten akan membantu anak menggunakan teknologi sebagai sarana belajar yang sehat, mendukung perkembangan otak, dan mencegah dampak negatif seperti brain rot di kemudian hari.


5. Jadikan Stimulasi Kreatif sebagai Rutinitas Harian


Menjadikan stimulasi kreatif sebagai rutinitas harian merupakan langkah efektif untuk membantu pemulihan brain rot secara bertahap dan berkelanjutan.


Ketika dilakukan secara konsisten dan dikombinasikan dengan pengurangan screen time, stimulasi kreatif membantu memperpanjang attention span (rentang perhatian) serta meningkatkan kesiapan anak dalam menerima materi belajar.


Kebiasaan ini bukan hanya menyehatkan perkembangan otak, tetapi juga memberi anak ruang untuk tumbuh lebih kreatif, tenang, dan percaya diri dalam kesehariannya.


6. Berikan Contoh dari Orang Tua


Anak adalah peniru ulung. Jika KPeople sebagai orang tua mampu mengelola penggunaan gawai dengan bijak, anak akan lebih mudah mengikuti. Meluangkan waktu berkualitas tanpa gawai, seperti membaca bersama atau memasak bersama, memberikan pesan kuat bahwa interaksi nyata lebih bernilai.


Selain stimulasi lingkungan, asupan nutrisi juga penting. Dukungan nutrisi seperti susu pertumbuhan DHA tinggi dapat membantu mendukung fungsi otak, daya ingat, dan konsentrasi anak, terutama ketika dikombinasikan dengan pola asuh yang seimbang.


Artikel Lainnya: Tips Membentuk Kebiasaan Positif pada Anak Balita Sejak Dini


Selain melindungi si Kecil dari dampak negatif era digital seperti brain rot dengan stimulasi yang tepat, memberikan nutrisi yang tepat juga sama pentingnya untuk mendukung pertumbuhan otak anak.


Untuk itu, Kpeople dapat memberikan dukungan optimal melalui rangkaian produk Morinaga. Diperkaya dengan nutrisi penting seperti AA, DHA, Kolin, serta Omega 3 & 6, Morinaga membantu perkembangan otak dan daya ingat si Kecil. Tak hanya itu, kandungan Probiotik dan GOS di dalamnya juga menjaga kesehatan pencernaan agar sistem imunnya tetap kuat.


Menariknya, setiap pembelian produk Morinaga, Kpeople bisa mengumpulkan poin di KPoin. Poin-poin ini dapat ditukarkan dengan berbagai hadiah menarik yang bermanfaat bagi keluarga, seperti saldo e-wallet, voucher belanja, hingga pulsa.


Ingin tahu lebih banyak? Pelajari Apa Itu Kpoin dan Keuntungannya Bergabung dan pastikan untuk mengunduh aplikasi KPoin sekarang juga agar setiap nutrisi yang Kpeople berikan untuk si Kecil mendatangkan keuntungan lebih!


Referensi:

  1. American Heart Association. Is brain rot real? Here's what brain health experts say. Diakses dari https://www.heart.org/en/news/2025/05/27/is-brain-rot-real-heres-what-brain-health-experts-say
  2. American Academy of Pediatrics. Beyond Screen Time: HelpYour Kids Build Healthy Media Use Habits. Diakses dari https://www.healthychildren.org/English/family-life/Media/Pages/healthy-digital-media-use-habits-for-babies-toddlers-preschoolers.aspx
  3. NIH. Demystifying the New Dilemma of Brain Rot in the Digital Era: A Review. Diakses dari https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC11939997/
  4. WebMD. What Is Brain Rot?. Diakses dari https://www.webmd.com/brain/brain-rot
  5. Morinaga. Waspada Brain Rot pada Anak dan Cara Ampuh Digital Detox. Diakses dari https://morinaga.id/id/milestone/waspada-brain-rot-pada-anak

Komentar

profile-kasumi

kasumi Rating 5/5

Jumat, 20 Februari 2026

Artikel ini memberikan perspektif psikologis yang sangat baik. Memahami risiko brain rot membantu ki... Selengkapnya
kpoin-admin-image

Admin KPoin

Jumat, 20 Februari 2026

Hai Kasumi, yuk baca informasi menarik lainnya di artikel ini. Semoga bermanfaat ya. 😊^sa
profile-hidayah

hidayah Rating 5/5

Minggu, 18 Januari 2026

Artikelnya sangat membuka wawasan. Istilah brain rot memang sering terdengar, tapi penjelasannya di ... Selengkapnya
kpoin-admin-image

Admin KPoin

Selasa, 20 Januari 2026

Hai Hidayah, terima kasih untuk sharingnya. Semoga informasi yang diberikan dapat bermanfaat ya. 😊 ... Selengkapnya
profile-septi dwi a

septi dwi a Rating 5/5

Minggu, 18 Januari 2026

Terima kasih banyak atas artikel / informasinya .. sangat membantu serta bermanfaat bagi pembaca ..... Selengkapnya
kpoin-admin-image

Admin KPoin

Selasa, 20 Januari 2026

Hai Septi, terima kasih kembali. Semoga informasinya bermanfaat ya. Salam sehat selalu 😊^bn
profile-Saiful Haris

Saiful Haris Rating 5/5

Minggu, 18 Januari 2026

sangat bermanfaat sekali artikelnya jadi nambah pengetahuan lagi untuk si kecil ya .. memang produk ... Selengkapnya
kpoin-admin-image

Admin KPoin

Selasa, 20 Januari 2026

Hai Saiful, yuk baca juga artikel menarik lainnya. Semoga bermanfaat ya. 😊 ^bn
profile-zaki setia hadi

zaki setia hadi Rating 5/5

Minggu, 18 Januari 2026

Alhamdulillah mksh artikelnya.Brain rott ini sgt mbahayakan bg generasi alfa.Beda bg generasi 90an y... Selengkapnya
kpoin-admin-image

Admin KPoin

Selasa, 20 Januari 2026

Hai Zaki, terima kasih untuk sharingnya. Semoga informasi yang diberikan dapat bermanfaat ya. 😊 ^bn
profile-joeqline sheila

joeqline sheila Rating 5/5

Minggu, 18 Januari 2026

artikel yang sangat relevan dengan kondisi saat ini, perlunya orang tua dalam pengawasan digital ana... Selengkapnya
kpoin-admin-image

Admin KPoin

Selasa, 20 Januari 2026

Hai Joeqline, yuk baca juga artikel menarik lainnya. Semoga bermanfaat ya. 😊 ^bn
profile-Ferry Padly

Ferry Padly Rating 5/5

Minggu, 18 Januari 2026

Brain rot adalah penurunan kemampuan fokus dan berpikir anak akibat konsumsi konten digital berlebih... Selengkapnya
kpoin-admin-image

Admin KPoin

Selasa, 20 Januari 2026

Hai Ferry, terima kasih untuk sharingnya. Semoga informasi yang diberikan dapat bermanfaat ya. 😊 ^b... Selengkapnya
profile-Alfisya Yusa Darista

Alfisya Yusa Darista Rating 5/5

Minggu, 18 Januari 2026

aku rasa stimulasi juga perlu untuk perkembangan anak. isi artikel sudah memadai untukku sebagai ora... Selengkapnya
kpoin-admin-image

Admin KPoin

Selasa, 20 Januari 2026

Hai Yusa, terima kasih kembali. Semoga informasinya bermanfaat ya. Salam sehat selalu 😊^bn
profile-cici rapita

cici rapita Rating 5/5

Minggu, 18 Januari 2026

saya sudah membaca dari awal sampai akhir, ini sangat membantu terutama bagi saya yang baru bergelar... Selengkapnya
kpoin-admin-image

Admin KPoin

Selasa, 20 Januari 2026

Hai Cici, yuk baca juga artikel menarik lainnya. Semoga bermanfaat ya. 😊 ^bn
profile-putri dwi apsari

putri dwi apsari Rating 5/5

Minggu, 18 Januari 2026

benar sekali. ini informasi yang bermanfaat. anak2 sekarang rawan banget brain rot. kita sebagai ora... Selengkapnya
kpoin-admin-image

Admin KPoin

Selasa, 20 Januari 2026

Hai Putri, yuk baca juga artikel menarik lainnya. Semoga bermanfaat ya. 😊 ^bn
profile-rendi agustan

rendi agustan Rating 5/5

Minggu, 18 Januari 2026

mantap telah memberikan edukasi tips kepada orang tua dan juga member agar bisa melakukan dengan bai... Selengkapnya
kpoin-admin-image

Admin KPoin

Selasa, 20 Januari 2026

Hai Rendi, terima kasih untuk sharingnya. Semoga informasi yang diberikan dapat bermanfaat ya. 😊 ^b... Selengkapnya
profile-akalesvara ryuga alfauzi

akalesvara ryuga alfauzi Rating 5/5

Minggu, 18 Januari 2026

hhmmmmmmm oke sih menurut aku artikelnya bagus penulisannya juga jelas mudah dipahami dan menambah w... Selengkapnya
kpoin-admin-image

Admin KPoin

Selasa, 20 Januari 2026

Hai Ryuga, terima kasih kembali. Semoga informasinya bermanfaat ya. Salam sehat selalu 😊^bn
profile-Rifiyani

Rifiyani Rating 5/5

Minggu, 18 Januari 2026

artikel yang sangat bagus dan sangat bermanfaat bagi ibu untuk merawat anak, pengetahuan Brain rot s... Selengkapnya
kpoin-admin-image

Admin KPoin

Selasa, 20 Januari 2026

Hai Rifiyani, yuk baca juga artikel menarik lainnya. Semoga bermanfaat ya. 😊 ^bn
profile-lailatuz zuhroh

lailatuz zuhroh Rating 5/5

Sabtu, 17 Januari 2026

bener banget,hati hati dengan istilah penyakit brain rot,itu sangat berdampak buruk pada anak,bisa m... Selengkapnya
kpoin-admin-image

Admin KPoin

Senin, 19 Januari 2026

Hai Lailatuz, yuk baca juga artikel menarik lainnya. Semoga bermanfaat ya. 😊 ^bn
profile-Rahmad Nazar

Rahmad Nazar Rating 5/5

Sabtu, 17 Januari 2026

artikelnya sangat membantu dan mudah untuk dimengerti, dari. artikelnya ini kita bisa belajar banyak... Selengkapnya
kpoin-admin-image

Admin KPoin

Senin, 19 Januari 2026

Hai Rahmad, terima kasih untuk sharingnya. Semoga informasi yang diberikan dapat bermanfaat ya. 😊 ^... Selengkapnya
profile-Adzra Jilan Tsabitah Rosyid

Adzra Jilan Tsabitah Rosyid Rating 5/5

Sabtu, 17 Januari 2026

Artikel ini mengangkat topik yang sangat penting dan relevan di era digital saat ini. Membahas tenta... Selengkapnya
kpoin-admin-image

Admin KPoin

Senin, 19 Januari 2026

Hai Adzra, terima kasih untuk sharingnya. Semoga informasi yang diberikan dapat bermanfaat ya. 😊 ^b... Selengkapnya
profile-listina widiastuti

listina widiastuti Rating 5/5

Sabtu, 17 Januari 2026

orang tua menghadapi problematika di era digital harus benar-benar pintar menggiring anak ke aktivit... Selengkapnya
kpoin-admin-image

Admin KPoin

Senin, 19 Januari 2026

Hai Listina, terima kasih untuk sharingnya. Semoga informasi yang diberikan dapat bermanfaat ya. 😊 ... Selengkapnya
profile-aisumarni

aisumarni Rating 5/5

Sabtu, 17 Januari 2026

artikel yang sangat bagus gampang di pahami dan di mengerti jadi sebagai ibu aku bisa tau apa aja ya... Selengkapnya
kpoin-admin-image

Admin KPoin

Senin, 19 Januari 2026

Hai Aisurmarni, terima kasih untuk sharingnya. Semoga informasi yang diberikan dapat bermanfaat ya. ... Selengkapnya
profile-supiyani

supiyani Rating 5/5

Sabtu, 17 Januari 2026

terimakasih k people artikel sangat membantu.mengingat anak Saya butuh pendamping extra.dlm masa usi... Selengkapnya
kpoin-admin-image

Admin KPoin

Senin, 19 Januari 2026

Hai Supiyani, terima kasih kembali. Semoga informasinya bermanfaat ya. Salam sehat selalu 😊^bn
profile-ignasius susanto pranoto

ignasius susanto pranoto Rating 4/5

Sabtu, 17 Januari 2026

untuk bapak bapak ajak anak anak main aktivitas di luar udah pasti anak akan lupa dengan gadgetnya, ... Selengkapnya
kpoin-admin-image

Admin KPoin

Senin, 19 Januari 2026

Hai Ignasius, terima kasih untuk sharingnya. Semoga informasi yang diberikan dapat bermanfaat ya. 😊... Selengkapnya
profile-febri wilda ningsih

febri wilda ningsih Rating 5/5

Jumat, 16 Januari 2026

terimakasih informasi nya sangat bermamfaat bagi saya yang baru belajar menjadi seorang ibu ,semoga ... Selengkapnya
kpoin-admin-image

Admin KPoin

Senin, 19 Januari 2026

Hai Febri, terima kasih kembali. Semoga informasinya bermanfaat ya. Salam sehat selalu 😊^bn
profile-Feby Feby

Feby Feby Rating 5/5

Jumat, 16 Januari 2026

Artikel sangat membantu dan positif untuk perkembangan dan kecerdasan otak anak sehingga untuk menja... Selengkapnya
kpoin-admin-image

Admin KPoin

Senin, 19 Januari 2026

Hai Feby, yuk baca juga artikel menarik lainnya. Semoga bermanfaat ya. 😊 ^bn
profile-dewi yuliarsi

dewi yuliarsi Rating 5/5

Jumat, 16 Januari 2026

terimakasih sudah memberikan informasi yang bermanfaat untuk saya,, saya sangat senang membacanya , ... Selengkapnya
kpoin-admin-image

Admin KPoin

Senin, 19 Januari 2026

Hai Dewi, terima kasih kembali. Semoga informasinya bermanfaat ya. Salam sehat selalu 😊^bn
profile-luthfiana

luthfiana Rating 5/5

Jumat, 16 Januari 2026

bagus! sangat mendukung saya juga setuju dengan artikel ini sangat membantu saya dalam mengurus anak... Selengkapnya
kpoin-admin-image

Admin KPoin

Senin, 19 Januari 2026

Hai Luthfiana, terima kasih untuk sharingnya. Semoga informasi yang diberikan dapat bermanfaat ya. �... Selengkapnya
profile-nurul

nurul Rating 5/5

Jumat, 16 Januari 2026

masya allah, terima kasih admin..sdh ksh informasi mengenai dampak dari brain rot, yang sebenarnya s... Selengkapnya
kpoin-admin-image

Admin KPoin

Senin, 19 Januari 2026

Hai Nurul, terima kasih kembali. Semoga informasinya bermanfaat ya. Salam sehat selalu 😊^bn
profile-sotoayamenakbangetttt

sotoayamenakbangetttt Rating 5/5

Jumat, 16 Januari 2026

artikel nya sangat bermanfaat sekali untuk saya mengajarkan anak anak dengan hal hal positif seperti... Selengkapnya
kpoin-admin-image

Admin KPoin

Senin, 19 Januari 2026

Hai Sotoayamenakbangetttt, yuk baca juga artikel menarik lainnya. Semoga bermanfaat ya. 😊 ^bn
profile-chairul anwar

chairul anwar Rating 5/5

Jumat, 16 Januari 2026

terimakasih dengan adanya artikel yang membahas tentang bagaimana pertumbuhan anak-anak yang baik da... Selengkapnya
kpoin-admin-image

Admin KPoin

Senin, 19 Januari 2026

Hai Chairul, terima kasih kembali. Semoga informasinya bermanfaat ya. Salam sehat selalu 😊^bn
profile-annisa rasman

annisa rasman Rating 5/5

Jumat, 16 Januari 2026

Terima kasih banyak untuk artikel yang bermanfaat ini, jadi membuat saya memahami apa itu brain out.... Selengkapnya
kpoin-admin-image

Admin KPoin

Senin, 19 Januari 2026

Hai Annisa, terima kasih kembali. Semoga informasinya bermanfaat ya. Salam sehat selalu 😊^bn
profile-marlynawati ningsih

marlynawati ningsih Rating 5/5

Jumat, 16 Januari 2026

Setuju, tidak ada fungsinya menonton itu, terutama daya hayal anak pun tidak masuk di logika dan men... Selengkapnya
kpoin-admin-image

Admin KPoin

Senin, 19 Januari 2026

Hai Marlynawati, yuk baca juga artikel menarik lainnya. Semoga bermanfaat ya. 😊 ^bn
profile-Tri Indah Kurniasih

Tri Indah Kurniasih Rating 5/5

Kamis, 15 Januari 2026

terimakasih banyak atas informasinya sangat membantu untuk memahami, ini sangat bermanfaat bagi pemb... Selengkapnya
kpoin-admin-image

Admin KPoin

Minggu, 18 Januari 2026

Hai Tri, terima kasih kembali. Nantikan informasi menarik lainnya di artikel ini ya. 😊 ^bn
profile-zae nugraha

zae nugraha Rating 5/5

Kamis, 15 Januari 2026

Makasih susu ini membantu anak saya dan semua anak anak seluruh Indonesia terjangkau dan bagus ada b... Selengkapnya
kpoin-admin-image

Admin KPoin

Senin, 19 Januari 2026

Hai Zae, terima kasih kembali. Semoga informasinya bermanfaat ya. Salam sehat selalu 😊^bn
profile-ratna yani

ratna yani Rating 5/5

Kamis, 15 Januari 2026

bener banget, jangankan anak kecil, kita yg udah dewasa aja ngerasain banget pengaruh brain rot ini,... Selengkapnya
kpoin-admin-image

Admin KPoin

Senin, 19 Januari 2026

Hai Ratna, terima kasih untuk sharingnya. Semoga informasi yang diberikan dapat bermanfaat ya. 😊 ^b... Selengkapnya
profile-Elvania

Elvania Rating 5/5

Kamis, 15 Januari 2026

Artikel sangat Bermanpaat sekali terutama dunia saat Ini yg apapun Serbs digital.. anak2 sangat perl... Selengkapnya
kpoin-admin-image

Admin KPoin

Senin, 19 Januari 2026

Hai Ara, yuk baca juga artikel menarik lainnya. Semoga bermanfaat ya. 😊 ^bn
profile-ani lestiani

ani lestiani Rating 5/5

Kamis, 15 Januari 2026

sangat bermanfaat sekali. menambah pengetahuan bagi kami ibu baru mengenai apa itu brain rot. good a... Selengkapnya
kpoin-admin-image

Admin KPoin

Senin, 19 Januari 2026

Hai Ani, yuk baca juga artikel menarik lainnya. Semoga bermanfaat ya. 😊 ^bn

Kamu akan diarahkan ke Aplikasi KPoin untuk berikan komen.