HomeArtikelPsikologi

Pria Harus Punya Mental Provider! Setuju atau Tidak?

Pria Harus Punya Mental Provider! Setuju atau Tidak?

Psikologi

Pria Harus Punya Mental Provider! Setuju atau Tidak?

profile-Christovel Ramot

Penulis: Christovel Ramot

Jumat, 23 Januari 2026

Rating Artikel 5/5

|

36

Bagikan

Dalam budaya patriarki yang masih kuat dianut di banyak wilayah Indonesia, sosok pria kerap ditempatkan sebagai kepala keluarga dan penanggung jawab utama kehidupan rumah tangga.


Sejak lama, pria diajarkan untuk menjadi figur yang mengayomi, melindungi, dan memenuhi kebutuhan keluarga baik secara ekonomi, sosial, maupun emosional. Pola pikir inilah yang kemudian dikenal dengan istilah mental provider atau mindset provider.


Dalam banyak keluarga, sejak kecil anak laki-laki sering dibesarkan dengan pesan seperti “laki-laki harus kuat,” “jangan cengeng,” “nanti kamu yang menafkahi keluarga,” atau “jadi laki-laki itu harus bertanggung jawab.” Pesan-pesan tersebut secara tidak langsung membentuk ekspektasi bahwa seorang pria dewasa harus siap menjadi penopang utama kehidupan rumah tangga.


Namun, seiring perubahan zaman, muncul pertanyaan besar:


Apakah mental provider masih relevan di era modern, ketika perempuan juga bekerja, berpendidikan tinggi, dan berperan aktif dalam ekonomi keluarga?


Apakah tuntutan ini justru menjadi beban mental bagi pria? Ataukah mental provider sebenarnya bukan soal uang semata, melainkan tentang tanggung jawab yang lebih luas?


Artikel ini akan membahas secara singkat, konsep mental provider dari sudut pandang gaya hidup, kesehatan mental, budaya, serta dinamika keluarga modern.


Apa Itu Mental atau Mindset Provider?


Secara sederhana, mental provider adalah pola pikir tanggung jawab untuk memastikan kesejahteraan orang-orang yang berada dalam lingkup tanggung jawabnya, terutama keluarga. Namun, pemaknaan mental provider sering kali tereduksi hanya pada kemampuan finansial, padahal sejatinya jauh lebih luas.


Makna Mental Provider yang Lebih Komprehensif


Mental provider tidak hanya berarti:


  1. Menjadi pencari nafkah utama
  2. Menghasilkan uang paling besar
  3. Menanggung seluruh kebutuhan materi


Tetapi juga mencakup:


  1. Tanggung jawab emosional: hadir secara mental dan emosional untuk pasangan dan anak
  2. Tanggung jawab psikologis: mampu mengelola stres, tekanan, dan konflik
  3. Tanggung jawab sosial: menjadi figur yang bisa diandalkan dalam pengambilan keputusan
  4. Tanggung jawab moral: memiliki integritas, nilai hidup, dan komitmen jangka panjang


Dengan kata lain, mental provider adalah kesadaran bahwa seseorang tidak hanya hidup untuk dirinya sendiri, tetapi juga bertanggung jawab atas dampak kehadirannya bagi orang lain.


Baca artikel lainnya: Kenali Apa Itu Limerence, Cinta Buta yang Sesaat, Waspada!


Mengapa Mental Provider Sering Dikaitkan dengan Pria?


1. Akar Budaya Patriarki


Dalam sistem patriarki, pria ditempatkan sebagai pemimpin dan pengambil keputusan utama. Peran ini diwariskan lintas generasi dan dianggap sebagai kodrat sosial, bukan sekadar pilihan.


Di banyak budaya Indonesia:


  1. Pria = kepala keluarga
  2. Perempuan = pengelola rumah tangga
  3. Pria = pencari nafkah
  4. Perempuan = pendukung domestik


Konstruksi ini membentuk ekspektasi bahwa nilai seorang pria diukur dari kemampuannya “memberi”.


2. Faktor Historis dan Ekonomi


Pada masa lalu:

  1. Lapangan kerja lebih banyak diakses pria
  2. Perempuan dibatasi ruang geraknya
  3. Sistem ekonomi bertumpu pada tenaga fisik


Hal ini membuat peran provider secara alami melekat pada pria. Meski kondisi tersebut sudah berubah, narasi sosialnya masih tertinggal.


3. Maskulinitas Tradisional


Konsep maskulinitas tradisional sering mengaitkan:

  1. Kekuatan = kemampuan menanggung beban
  2. Harga diri = kemampuan finansial
  3. Kejantanan = tidak bergantung pada orang lain


Akibatnya, banyak pria merasa gagal sebagai individu ketika belum mampu “memberi” sesuai standar sosial, meskipun realitas hidup jauh lebih kompleks.


4. Tekanan Sosial dan Validasi Eksternal


Tidak sedikit pria yang dinilai:

  1. “Belum mapan” jika penghasilannya kecil
  2. “Kurang bertanggung jawab” jika belum menikah
  3. “Tidak layak” jika belum mampu membeli rumah atau kendaraan


Tekanan ini memperkuat anggapan bahwa mental provider adalah kewajiban mutlak pria, bukan pilihan yang disesuaikan kondisi.


Baca artikel lainnya: Tips Merawat Kenangan Masa Kecil dari Animasi Doraemon


Ciri-Ciri Pria yang Memiliki Mental Provider


Mental provider tidak selalu terlihat dari nominal gaji atau jabatan. Berikut ciri-ciri pria dengan mindset provider yang sehat dan matang:


1. Bertanggung Jawab atas Pilihan Hidupnya


Pria dengan mental provider:

  1. Tidak menyalahkan keadaan secara berlebihan
  2. Berani menghadapi konsekuensi keputusan
  3. Mau belajar dari kegagalan

Ia menyadari bahwa hidup tidak selalu ideal, tetapi tanggung jawab tetap harus dijalankan.


2. Punya Perencanaan Jangka Panjang


Mental provider tercermin dari:

  1. Perencanaan keuangan
  2. Tujuan hidup yang jelas
  3. Upaya membangun stabilitas, bukan hanya kesenangan sesaat


Bukan berarti harus sempurna, tetapi ada arah dan kesadaran masa depan.


3. Hadir Secara Emosional


Provider sejati bukan hanya soal uang. Pria dengan mindset ini:

  1. Mau mendengarkan pasangan
  2. Terlibat dalam pengasuhan anak
  3. Tidak menghindari konflik, tapi mengelolanya

Kehadiran emosional sama pentingnya dengan kontribusi materi.


4. Mau Berkembang dan Beradaptasi


Ia tidak gengsi untuk:

  1. Belajar keterampilan baru
  2. Meningkatkan kapasitas diri
  3. Beradaptasi dengan perubahan peran pasangan

Mental provider modern bersifat fleksibel, bukan kaku.


5. Menjaga Kesehatan Mental dan Fisik

Pria dengan mental provider menyadari bahwa:


  1. Tubuh dan pikirannya adalah aset utama
  2. Burnout dan stres kronis justru merugikan keluarga
  3. Meminta bantuan bukan tanda kelemahan


Ia paham bahwa tidak bisa “memberi” jika dirinya sendiri runtuh.


Baca artikel lainnya: Mental Health & Berserah Diri: Cara Efektif Jaga Mental


Apakah Anggapan Pria Harus Punya Mental Provider Masih Berlaku di Era Sekarang?


Jawabannya: iya, tapi dengan makna yang berbeda.


Perubahan Peran dalam Keluarga Modern

Di era sekarang:


  1. Banyak perempuan bekerja dan mandiri secara finansial
  2. Model keluarga dua pencari nafkah semakin umum
  3. Pembagian peran lebih egaliter


Namun, hal ini bukan berarti mental provider menjadi tidak relevan, melainkan bertransformasi.


Mental Provider Bukan Lagi Soal Siapa Paling Banyak Menghasilkan Uang


Dalam keluarga modern:


  1. Provider bisa berbentuk kontribusi yang berbeda
  2. Tanggung jawab bisa dibagi sesuai kesepakatan
  3. Nilai hubungan tidak ditentukan oleh satu pihak saja


Pria tetap bisa memiliki mental provider meski:


  1. Penghasilannya lebih kecil dari pasangan
  2. Sedang berada di fase membangun karier
  3. Mengambil peran domestik lebih besar


Yang penting adalah komitmen untuk bertanggung jawab dan berkontribusi, bukan soal dominasi.


Risiko Jika Mental Provider Dimaknai Secara Kaku

Pemahaman yang sempit bisa berdampak buruk:


  1. Tekanan mental berlebih pada pria
  2. Rasa gagal dan rendah diri
  3. Enggan berbagi beban dengan pasangan
  4. Masalah kesehatan mental seperti stres kronis dan depresi


Karena itu, mental provider perlu dipahami sebagai nilai tanggung jawab, bukan beban sosial sepihak.


Bisa disimpulkan bahwa, mental provider bukanlah konsep usang, tetapi juga tidak bisa dipahami secara hitam-putih. Dalam konteks budaya Indonesia, anggapan bahwa pria harus memiliki mental provider lahir dari sejarah, budaya patriarki, dan konstruksi sosial yang panjang.


Namun, di era modern, mental provider:

  1. Tidak lagi identik dengan dominasi finansial
  2. Tidak harus mengorbankan kesehatan mental
  3. Tidak meniadakan peran dan kemandirian perempuan


Mental provider yang sehat adalah tentang kesadaran tanggung jawab, kesiapan berkontribusi, dan kematangan emosional, bukan sekadar soal angka penghasilan.


Alih-alih mempertanyakan “setuju atau tidak,” mungkin pertanyaan yang lebih relevan adalah:


Bagaimana membangun mental provider yang adil, sehat, dan relevan dengan realitas hidup hari ini?


Ingin Baca Artikel Kesehatan & Gaya Hidup Lainnya?

Kalau kamu tertarik membaca lebih banyak artikel seputar kesehatan, gaya hidup, mental well-being, dan keluarga modern, kamu bisa mengakses berbagai konten menarik melalui aplikasi KPoin.


Lewat KPoin, kamu juga bisa:


  1. Mengumpulkan poin dari belanja produk Kalbe
  2. Menukarkan poin dengan hadiah dan voucher belanja
  3. Mendapatkan promo menarik untuk kebutuhan sehari-hari


Yuk, download aplikasi KPoin sekarang juga dan mulai hidup lebih sehat, cerdas, dan untung!


Daftar Pustaka

  1. American Psychological Association. (2020). Guidelines for Psychological Practice with Boys and Men. Washington, DC: APA.
  2. Connell, R. W. (2005). Masculinities. Berkeley: University of California Press.
  3. Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia. (2021). Peran Gender dalam Keluarga Indonesia. Jakarta: KPPPA RI.
  4. World Health Organization. (2022). Mental Health and Well-Being in Men. Geneva: WHO.
  5. Santrock, J. W. (2019). Life-Span Development. New York: McGraw-Hill Education.

Komentar

profile-jamiken hendra efendi purba

jamiken hendra efendi purba Rating 5/5

Minggu, 01 Februari 2026

sangat bermanfaat sekali terkhusus buat suami atau pria kepala rumahtangga dalam mencari nafkah meme... Selengkapnya
kpoin-admin-image

Admin KPoin

Senin, 02 Februari 2026

Hai Jamiken, yuk baca juga artikel menarik lainnya. Semoga bermanfaat ya. 😊 ^bn
profile-Pahrizal Lubis

Pahrizal Lubis Rating 5/5

Jumat, 30 Januari 2026

benar sekali min, semua orang harus mempunyai rasa bertanggung jawab dalam setiap hal, terutama bagi... Selengkapnya
kpoin-admin-image

Admin KPoin

Sabtu, 31 Januari 2026

Hai Pahrizal, yuk nantikan juga informasi menarik lainnya di artikel ini. Semoga bermanfaat ya. 😊 ^... Selengkapnya
profile-dewi ayu lestari

dewi ayu lestari Rating 5/5

Jumat, 30 Januari 2026

setujuu min Mental provider bukan cuma soal seberapa tebal dompetnya, tapi soal seberapa besar rasa ... Selengkapnya
kpoin-admin-image

Admin KPoin

Jumat, 30 Januari 2026

Hai Dewi, terima kasih sharingnya. Yuk nantikan informasi menarik selanjutnya di artikel ini, semoga... Selengkapnya
profile-andria dwi anjarwati

andria dwi anjarwati Rating 5/5

Kamis, 29 Januari 2026

Terimakasih, Alhamdulillah saya sudah membaca artikel ini dan sangat membantu dan menarik sekali unt... Selengkapnya
kpoin-admin-image

Admin KPoin

Jumat, 30 Januari 2026

Hai Andria, terima kasih untuk sharingnya. Semoga informasi yang diberikan dapat bermanfaat ya. 😊 ^... Selengkapnya
profile-ifah

ifah Rating 5/5

Kamis, 29 Januari 2026

Artikel yang wajib dibaca bersama suami ini agar lebih peduli dengan pasangannya dan dapat memberika... Selengkapnya
kpoin-admin-image

Admin KPoin

Kamis, 29 Januari 2026

Hai Ifah, terima kasih untuk sharingnya. Semoga informasi yang diberikan dapat bermanfaat ya. 😊 ^bn
profile-diah pamungkas

diah pamungkas Rating 5/5

Kamis, 29 Januari 2026

terimakasih 🙏 dengan begini saya bisa membimbing anak laki saya untuk mengembangkan mental provider... Selengkapnya
kpoin-admin-image

Admin KPoin

Kamis, 29 Januari 2026

Hai Diah, semoga informasinya dapat bermanfaat ya. Yuk kunjungi dan baca artikel menarik selanjutnya... Selengkapnya
profile-Sri Rahayu

Sri Rahayu Rating 5/5

Kamis, 29 Januari 2026

terima kasih 🙏 boleh juga nih di share buat suami 🤭 semoga para lelaki selalu semangat untuk kelua... Selengkapnya
kpoin-admin-image

Admin KPoin

Kamis, 29 Januari 2026

Hai Sri Rahayu, terima kasih kembali. Semoga dapat bermanfaat dan nantikan juga informasi menarik se... Selengkapnya
profile-lastri

lastri Rating 5/5

Rabu, 28 Januari 2026

terimakasih artikel ini sangat membantu sekali semoga para suami dapat memahami apa saja yang di but... Selengkapnya
kpoin-admin-image

Admin KPoin

Kamis, 29 Januari 2026

Hai Lastri, terima kasih sharingnya. Yuk baca informasi menarik lainnya di artikel ini, semoga berma... Selengkapnya
profile-risna

risna Rating 5/5

Rabu, 28 Januari 2026

terima kasih artikel nya sangat membantu, saya akan share ke paksu. semoga para suami dan pejuang na... Selengkapnya
kpoin-admin-image

Admin KPoin

Rabu, 28 Januari 2026

Hai Risna, terima kasih kembali. Semoga informasinya bermanfaat ya. Salam sehat selalu 😊^bn
profile-Nita

Nita Rating 5/5

Rabu, 28 Januari 2026

terimakasih untuk artikel ini, mungkin setelah ini saya bisa ceritakan ke suami seperti apa yang har... Selengkapnya
kpoin-admin-image

Admin KPoin

Rabu, 28 Januari 2026

Hai Nita, terima kasih kembali. Semoga informasinya bermanfaat ya. Salam sehat selalu 😊^bn
profile-umi rohima nasution

umi rohima nasution Rating 5/5

Rabu, 28 Januari 2026

Terimakasih 🙏🏻🥰 Menurut saya artikel ini sangat bagus, bisa ni setelah ini saya bisa share ke sua... Selengkapnya
kpoin-admin-image

Admin KPoin

Rabu, 28 Januari 2026

Hai Umi, terima kasih kembali. Semoga informasinya bermanfaat ya. Salam sehat selalu 😊^bn
profile-natasya

natasya Rating 5/5

Selasa, 27 Januari 2026

menurut saya teks ini bagus banget dan relate sama kehidupan sekarang. Penjelasannya nggak berat, ta... Selengkapnya
kpoin-admin-image

Admin KPoin

Rabu, 28 Januari 2026

Hai Natasya, terima kasih untuk sharingnya. Semoga informasi yang diberikan dapat bermanfaat ya. 😊 ... Selengkapnya
profile-sara dewita manurung

sara dewita manurung Rating 5/5

Selasa, 27 Januari 2026

setuju banget dengan artikel ini karena dapat membentuk mental laki-laki jadi lebih tegas dan bertan... Selengkapnya
kpoin-admin-image

Admin KPoin

Selasa, 27 Januari 2026

Hai Sara, terima kasih tanggapannya. Yuk nantikan informasi menarik selanjutnya di artikel ini. 😊 ^... Selengkapnya
profile-Jati

Jati Rating 5/5

Selasa, 27 Januari 2026

setuju banget sih.. meskipun jaman sekarang cewe banyak yang independen tapi ttp aja tugas lelaki ya... Selengkapnya
kpoin-admin-image

Admin KPoin

Selasa, 27 Januari 2026

Hai Jati, terima kasih tanggapannya. Yuk baca artikel menarik lainnya, semoga bermanfaat ya. 😊 ^sa
profile-annis farhannisa

annis farhannisa Rating 5/5

Selasa, 27 Januari 2026

sangat setuju banget dengan artikel ini, karena di era sekarang ini budaya patriarki sudah tidak rel... Selengkapnya
kpoin-admin-image

Admin KPoin

Selasa, 27 Januari 2026

Hai Annis, terima kasih untuk sharingnya. Semoga informasi yang diberikan dapat bermanfaat ya. 😊 ^b... Selengkapnya
profile-Arum Tri

Arum Tri Rating 5/5

Senin, 26 Januari 2026

Sangat setuju dengan artikel diatas.Maka dari itu kita harus mendidik anak kita terutama anak laki l... Selengkapnya
kpoin-admin-image

Admin KPoin

Selasa, 27 Januari 2026

Hai Arum, terima kasih untuk sharingnya. Semoga informasi yang diberikan dapat bermanfaat ya. 😊 ^bn
profile-Tri

Tri Rating 5/5

Senin, 26 Januari 2026

Sangat setuju banget nih dengan artikel ini bahwa pria memang mempunyai tanggung jawab yang berat ol... Selengkapnya
kpoin-admin-image

Admin KPoin

Selasa, 27 Januari 2026

Hai Tri, terima kasih untuk sharingnya. Semoga informasi yang diberikan dapat bermanfaat ya. 😊 ^bn
profile-ardhian maulana

ardhian maulana Rating 5/5

Senin, 26 Januari 2026

ini artikel sangat setuju banget , dan bisa membentuk mental laki laki jadi lebih tegas dan berani j... Selengkapnya
kpoin-admin-image

Admin KPoin

Selasa, 27 Januari 2026

Hai Ardhian, terima kasih untuk sharingnya. Semoga informasi yang diberikan dapat bermanfaat ya. 😊 ... Selengkapnya
profile-Ayang Fitria Saputri

Ayang Fitria Saputri Rating 5/5

Senin, 26 Januari 2026

setuju dengan artikel ini, apalagi saya punya anak laki-laki harus di didik dan di beri pemahaman me... Selengkapnya
kpoin-admin-image

Admin KPoin

Selasa, 27 Januari 2026

Hai Ayang, terima kasih untuk sharingnya. Semoga informasi yang diberikan dapat bermanfaat ya. 😊 ^b... Selengkapnya
profile-nur sri wahyuni

nur sri wahyuni Rating 5/5

Senin, 26 Januari 2026

setuju juga semoga buat para pria di luar sana semngat mencari nafkah untuk keluarga, harus punya me... Selengkapnya
kpoin-admin-image

Admin KPoin

Selasa, 27 Januari 2026

Hai Nur, terima kasih untuk sharingnya. Semoga informasi yang diberikan dapat bermanfaat ya. 😊 ^bn
profile-Mohammad Zakaria Rozy

Mohammad Zakaria Rozy Rating 5/5

Senin, 26 Januari 2026

setuju karena pemimpin rumah tangga dituntut untuk bertanggung jawab atas semua urusan rumah tangga ... Selengkapnya
kpoin-admin-image

Admin KPoin

Selasa, 27 Januari 2026

Hai Zakariah, terima kasih untuk sharingnya. Semoga informasi yang diberikan dapat bermanfaat ya. 😊... Selengkapnya
profile-Macho

Macho Rating 5/5

Senin, 26 Januari 2026

sangat setuju agar bisa jadi lebur mandiri dan jadi pemimpin di keluarga dan lebih bertanggung jawab... Selengkapnya
kpoin-admin-image

Admin KPoin

Selasa, 27 Januari 2026

Hai Macho, terima kasih untuk sharingnya. Semoga informasi yang diberikan dapat bermanfaat ya. 😊 ^b... Selengkapnya
profile-arisa rahma

arisa rahma Rating 5/5

Senin, 26 Januari 2026

saya setuju dengan artikel ini karena peran laki2 bukan hanya mencari nafkah tapi juga menciptakan k... Selengkapnya
kpoin-admin-image

Admin KPoin

Selasa, 27 Januari 2026

Hai Arisa, terima kasih untuk sharingnya. Semoga informasi yang diberikan dapat bermanfaat ya. 😊 ^b... Selengkapnya
profile-Venny

Venny Rating 5/5

Senin, 26 Januari 2026

saya sangat setuju dengan artikel ini, karna rumah tangga itu tanggung jawab bersama jadi semua haru... Selengkapnya
kpoin-admin-image

Admin KPoin

Senin, 26 Januari 2026

Hai Venny, yuk baca juga artikel menarik lainnya. Semoga bermanfaat ya. 😊 ^bn
profile-piska nanda putri

piska nanda putri Rating 5/5

Senin, 26 Januari 2026

setuju banget, patriarki itu mengajarkan keegoisan dan kadang membuat laki laki lalai dari tangging ... Selengkapnya
kpoin-admin-image

Admin KPoin

Senin, 26 Januari 2026

Hai Piska, terima kasih sharingnya. Yuk baca juga informasi menarik lainnya di artikel ini. 😊 ^sa
profile-ika noviyana

ika noviyana Rating 5/5

Senin, 26 Januari 2026

Setuju banget agar tidak hanya tanggung jawab mencari nafkah tapi juga harus tanggung jawab rumah ta... Selengkapnya
kpoin-admin-image

Admin KPoin

Senin, 26 Januari 2026

Hai Ika, terima kasih untuk tanggapannya. Semoga informasinya dapat bermanfaat ya. 😊 ^sa
profile-risma

risma Rating 5/5

Minggu, 25 Januari 2026

Wahhh setuju banget apalagi buat anak laki" biar paham dan tidak patriarki.... Dan paham akan peran ... Selengkapnya
kpoin-admin-image

Admin KPoin

Senin, 26 Januari 2026

Hai Risma, yuk baca juga informasi menarik lainnya di artikel ini. Semoga bermanfaat. 😊 ^sa
profile-artiah

artiah Rating 5/5

Minggu, 25 Januari 2026

Saya setuju dengan artikel ini, seorang laki-laki harus di didik sejak kecil agar bisa menjadi pemim... Selengkapnya
kpoin-admin-image

Admin KPoin

Senin, 26 Januari 2026

Hai Artiah, terima kasih untuk tanggapannya. Semoga informasinya dapat bermanfaat ya. 😊 ^sa
profile-astuti azis

astuti azis Rating 5/5

Sabtu, 24 Januari 2026

setuju banget karna seorang ayah itu punya tanggung jawab sendiri untuk anak anaknya dan membantu is... Selengkapnya
kpoin-admin-image

Admin KPoin

Senin, 26 Januari 2026

Hai Astuti, terima kasih untuk tanggapannya. Semoga informasinya dapat bermanfaat ya. 😊 ^sa
profile-niken hilma najwa agathah

niken hilma najwa agathah Rating 5/5

Sabtu, 24 Januari 2026

setuju bangettt, karena di era sekarang banyak laki-laki yang patriarki dan Mereka berpikir bahwa la... Selengkapnya
kpoin-admin-image

Admin KPoin

Senin, 26 Januari 2026

Hai Niken, terima kasih untuk tanggapannya. Semoga informasinya dapat bermanfaat ya. 😊 ^sa
profile-utari melia

utari melia Rating 5/5

Sabtu, 24 Januari 2026

setuju banget kakak laki” punya mental provider seharusnya memang tugasnya menafkahi harus mengha... Selengkapnya
kpoin-admin-image

Admin KPoin

Senin, 26 Januari 2026

Hai Utari, terima kasih tanggapannya. Yuk nantikan informasi menarik lainnya di artikel ini. 😊 ^sa
profile-erika putri sinaga

erika putri sinaga Rating 5/5

Sabtu, 24 Januari 2026

yaap, setuju bgt, suamiku juga begitu, selain punya tanggung jawab di tempat dia bekerja, dia juga p... Selengkapnya
kpoin-admin-image

Admin KPoin

Senin, 26 Januari 2026

Hai Erika, terima kasih untuk sharingnya. Yuk nantikan informasi menarik lainnya di artikel ini. 😊 ... Selengkapnya
profile-royani

royani Rating 5/5

Sabtu, 24 Januari 2026

setuju banget, karena pria juga perlu mengenali dirinya dan tanggung jawabnya dengan begitu dia bisa... Selengkapnya
kpoin-admin-image

Admin KPoin

Sabtu, 24 Januari 2026

Hai Royani, yuk baca juga artikel menarik lainnya. Semoga bermanfaat ya. 😊 ^bn
profile-aam siti aminah

aam siti aminah Rating 5/5

Sabtu, 24 Januari 2026

Ya saya setuju, disisi lain perah ayah mencari nafkah ,, tapi tetap peran ayah di dlam rumah juga pe... Selengkapnya
kpoin-admin-image

Admin KPoin

Sabtu, 24 Januari 2026

Hai Aam, yuk baca juga artikel menarik lainnya. Semoga bermanfaat ya. 😊 ^bn
profile-tiara

tiara Rating 5/5

Jumat, 23 Januari 2026

setuju, di era modern seperti sekarang banyak wanita ingin meprovide diri nya sendiri untuk memenuhi... Selengkapnya
kpoin-admin-image

Admin KPoin

Sabtu, 24 Januari 2026

Hai Tiara, terima kasih untuk sharingnya. Semoga informasi yang diberikan dapat bermanfaat ya. 😊 ^b... Selengkapnya
profile-novi amelia

novi amelia Rating 5/5

Jumat, 23 Januari 2026

setuju banget, apalagi buat kita yg punya anak laki² biar ngga patriarki dan paham perannya dalam ru... Selengkapnya
kpoin-admin-image

Admin KPoin

Sabtu, 24 Januari 2026

Hai Novi, terima kasih untuk sharingnya. Semoga informasi yang diberikan dapat bermanfaat ya. 😊 ^bn

Kamu akan diarahkan ke Aplikasi KPoin untuk berikan komen.