
Kesehatan Tulang
Berapa Kebutuhan Kalsium Harian? Panduan Lengkap per Usia
Penulis: Siti Nurmayani Putri
Jumat, 24 April 2026
Rating Artikel 0/5
|
0
Bagikan
Banyak orang masih bertanya-tanya, berapa kebutuhan kalsium harian yang sebenarnya diperlukan tubuh? Seperti yang kita ketahui, kalsium adalah mineral penting yang berperan besar dalam menjaga kesehatan tulang, gigi, serta fungsi otot dan saraf.
Tanpa asupan yang cukup, risiko berbagai masalah kesehatan bisa meningkat, mulai dari tulang rapuh hingga gangguan otot. Oleh karena itu, memahami angka kecukupan gizi kalsium menjadi langkah awal untuk menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh.
Artikel lainnya: 3 Tips Jaga Kesehatan Tulang Kuat, Awas Osteoporosis Dini!
Mengapa Kalsium Sangat Penting bagi Tubuh?
Kalsium bukan hanya tentang tulang yang kuat. Mineral ini juga berperan dalam kontraksi otot, pembekuan darah, serta menjaga fungsi saraf tetap optimal. Bahkan, sekitar 99 persen kalsium dalam tubuh disimpan di tulang dan gigi, menjadikannya fondasi utama kekuatan rangka tubuh KPeople.
Selain itu, hubungan antara kalsium dan vitamin D sangat erat. Vitamin D membantu penyerapan kalsium dalam tubuh, sehingga tanpa vitamin ini, kalsium tidak dapat dimanfaatkan secara maksimal.
Jika kebutuhan kalsium tidak terpenuhi dalam jangka panjang, tubuh akan mengambil cadangan kalsium dari tulang. Hal ini dapat meningkatkan risiko osteoporosis dan gangguan tulang lainnya seperti sarcopenia, terutama pada lansia.
Berapa Kebutuhan Kalsium Harian Berdasarkan Usia?
Kebutuhan kalsium setiap orang berbeda tergantung usia, kondisi tubuh, dan aktivitas. Berikut panduan umum berdasarkan angka kecukupan gizi kalsium:
Kebutuhan Kalsium Anak dan Remaja
Pada masa pertumbuhan, kebutuhan kalsium cukup tinggi karena tulang sedang berkembang pesat.
- Anak usia 1–9 tahun: sekitar 700–1000 mg per hari
- Remaja usia 10–18 tahun: sekitar 1200 mg per hari
Di fase ini, kalsium sangat penting untuk mencapai massa tulang maksimal. Kekurangan kalsium di usia ini bisa berdampak hingga dewasa nanti.
Kebutuhan Kalsium Dewasa Usia 19–50 Tahun
Untuk orang dewasa, kebutuhan kalsium cenderung stabil:
- Dewasa usia 19–50 tahun: sekitar 1000 mg per hari
Kebutuhan kalsium dewasa ini penting untuk menjaga kepadatan tulang dan mendukung fungsi otot serta saraf. Gaya hidup seperti kurang aktivitas fisik atau pola makan tidak seimbang dapat meningkatkan risiko kekurangan kalsium.
Artikel Lainnya: 7 Jenis Vitamin untuk Tulang & Sendi, Jaga Kekuatan Tubuh
Kebutuhan Kalsium Lansia (50 Tahun ke Atas)
Seiring bertambahnya usia, penyerapan kalsium dalam tubuh menurun, sehingga kebutuhannya meningkat:
- Wanita >50 tahun: sekitar 1200 mg per hari
- Pria >70 tahun: sekitar 1200 mg per hari
Kebutuhan kalsium lansia yang lebih tinggi bertujuan untuk mencegah pengeroposan tulang dan menjaga kualitas hidup tetap baik.
Kebutuhan Kalsium Ibu Hamil dan Menyusui
Ibu hamil dan menyusui membutuhkan kalsium tambahan untuk mendukung perkembangan bayi:
- Ibu hamil dan menyusui: sekitar 1000–1200 mg per hari
Jika asupan kalsium kurang, tubuh ibu akan mengambil cadangan dari tulang, sehingga berisiko menyebabkan tulang melemah.
Tanda-Tanda Kekurangan Kalsium yang Perlu Diwaspadai
Kekurangan kalsium gejalanya sering kali tidak disadari sejak awal. Namun, jika dibiarkan, kondisi ini bisa menimbulkan masalah serius. Beberapa tanda yang umum terjadi antara lain:
- Kram otot atau kesemutan
- Mudah lelah
- Kuku rapuh
- Nyeri tulang atau sendi
- Gangguan irama jantung (pada kondisi berat)
Dalam jangka panjang, kekurangan kalsium untuk tulang dan otot dapat menyebabkan osteoporosis dan meningkatkan risiko patah tulang.
Sumber Kalsium Terbaik dari Makanan Sehari-Hari
Banyak orang mengira asupan kalsium hanya berasal dari susu. Padahal, ada banyak sumber kalsium selain susu yang bisa dikonsumsi sehari-hari. Beberapa makanan tinggi kalsium antara lain:
- Susu, keju, dan yogurt
- Ikan sarden dan salmon
- Sayuran hijau seperti bayam dan brokoli
- Tahu dan tempe
- Kacang almond
- Biji wijen
Memenuhi kebutuhan kalsium sebaiknya dilakukan dari makanan alami terlebih dahulu. Namun, jika sulit terpenuhi, suplemen kalsium bisa menjadi alternatif untuk KPeople konsumsi, tentunya dengan saran dokter.
Artikel Lainnya: 9 Makanan Tinggi Kalsium Selain Susu untuk Ibu Hamil
Faktor yang Menghambat Penyerapan Kalsium
Tidak semua kalsium yang dikonsumsi bisa diserap tubuh dengan baik. Ada beberapa faktor yang memengaruhi penyerapan kalsium dalam tubuh.
1. Kekurangan Vitamin D
Vitamin D berperan penting dalam membantu tubuh menyerap kalsium. Tanpa vitamin D yang cukup, kalsium akan sulit dimanfaatkan secara optimal.
2. Konsumsi Kafein dan Natrium Berlebih
Terlalu banyak kafein (kopi atau teh) dan garam dapat meningkatkan pembuangan kalsium melalui urine, sehingga mengurangi cadangan kalsium dalam tubuh.
3. Asupan Fosfor yang Tidak Seimbang
Fosfor memang penting, tetapi jika jumlahnya terlalu tinggi, misalnya dari makanan olahan, ini dapat mengganggu keseimbangan kalsium dan menurunkan penyerapannya.
Memenuhi kebutuhan kalsium harian tidak harus rumit, kuncinya adalah konsistensi dan memilih sumber yang mudah diserap tubuh.
Entrasol Platinum mengandung kalsium dan vitamin D yang bekerja bersama untuk menjaga kepadatan tulangmu, dilengkapi protein tinggi untuk mendukung kekuatan otot setiap hari.
Kumpulkan poin di KPoin setiap kali membeli Entrasol dan tukarkan dengan berbagai hadiah menarik pilihanmu.
Yuk, cari tahu lebih lanjut Apa Itu Kpoin dan Keuntungannya Bergabung. Kamu juga bisa download aplikasi Kpoin sekarang untuk menemukan lebih banyak promo dan hadiah.
Referensi:
- Harvard. How much calcium do you really need?. Diakses dari https://www.health.harvard.edu/diet-and-nutrition/how-much-calcium-do-you-really-need
- Mayo Clinic. Calcium and calcium supplements: Achieving the right balance. Diakses dari https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/nutrition-and-healthy-eating/in-depth/calcium-supplements/art-20047097
- NHS. Calcium. Diakses dari https://www.nhs.uk/conditions/vitamins-and-minerals/calcium/
- WebMD. Healthy Foods High in Calcium. Diakses dari https://www.webmd.com/diet/foods-high-in-calcium
Komentar

Ayo, jadi orang pertama yang tulis komentar kamu di artikel ini!
Kamu akan diarahkan ke Aplikasi KPoin untuk berikan komen.



