
Diet dan Nutrisi
Pusing Saat Puasa? Kenali Penyebab & Cara Mengatasinya
Penulis: Siti Nurmayani Putri
Selasa, 24 Februari 2026
Rating Artikel 0/5
|
0
Bagikan
*Telah Direview oleh Tim Medis Klikdokter
Puasa adalah momen istimewa yang dinanti banyak orang, baik untuk alasan spiritual maupun kesehatan. Namun, tidak sedikit yang mengeluhkan pusing saat puasa, terutama di hari-hari awal. Kondisi ini bisa terasa ringan seperti kepala melayang, hingga cukup mengganggu aktivitas harian.
Meski sering dianggap sepele, sakit kepala saat puasa sebenarnya merupakan sinyal dari tubuh bahwa ada perubahan yang perlu diperhatikan, mulai dari asupan cairan, kadar gula darah, hingga pola tidur.
Agar puasa tetap lancar dan tubuh tetap bugar, penting untuk KPeople memahami apa saja penyebabnya serta bagaimana cara mengatasinya dengan aman.
Artikel lainnya: 9 Tips Sehat Agar Tetap Bertenaga Saat Puasa Ramadan
Penyebab Umum Pusing Saat Puasa yang Perlu Kamu Tahu
Pusing saat puasa bisa terjadi karena berbagai faktor yang berkaitan dengan perubahan pola makan, minum, dan istirahat. Saat tubuh beradaptasi dengan tidak adanya asupan selama berjam-jam, maka keseimbangan cairan, gula darah, dan tekanan darah dapat ikut berubah.
1. Dehidrasi
Salah satu penyebab paling umum pusing saat puasa adalah dehidrasi. Ketika tubuh tidak mendapatkan cukup cairan selama lebih dari 12 jam, volume darah bisa menurun sehingga aliran darah ke otak ikut berkurang. Akibatnya, kepala terasa ringan, lemas saat puasa, bahkan berkunang-kunang.
Selain itu, risiko dehidrasi saat puasa meningkat terutama jika cuaca panas atau aktivitas fisik cukup padat.
2. Gula Darah Rendah (Hipoglikemia)
Rendahnya kadar gula darah bisa menjadi salah satu penyebab pusing saat puasa. Ketika tidak makan dalam waktu lama, kadar gula darah bisa turun. Kondisi ini dikenal sebagai hipoglikemia. Gejala gula darah rendah saat puasa meliputi pusing, gemetar, keringat dingin, jantung berdebar, hingga sulit berkonsentrasi.
Hipoglikemia dapat terjadi ketika tubuh tidak memiliki cukup glukosa sebagai sumber energi utama. Risiko ini lebih tinggi pada orang dengan diabetes atau mereka yang memiliki pola makan tidak seimbang saat sahur.
3. Penurunan Tekanan Darah
Sebagian orang mengalami tekanan darah rendah saat puasa, terutama ketika berdiri terlalu cepat. Kondisi ini disebut hipotensi ortostatik. Gejalanya berupa pusing mendadak atau rasa hampir pingsan. Puasa yang disertai kurang cairan dan kurang asupan garam bisa memperburuk kondisi ini.
4. Kurang Tidur atau Kelelahan
Perubahan jadwal makan dan ibadah sering membuat waktu tidur berkurang saat bulan puasa. Kurang tidur selama puasa dapat memicu sakit kepala dan rasa pusing. Menurut CDC, kurang tidur dapat memengaruhi fungsi otak dan konsentrasi. Jika kurang tidur terjadi berulang, tubuh menjadi lebih rentan mengalami kelelahan dan pusing.
Artikel Lainnya: Cara Mengatur Pola Tidur Selama Puasa agar Tetap Produktif
5. Kekurangan Nutrisi Penting
Asupan makanan yang kurang seimbang saat sahur dan berbuka juga bisa menyebabkan tubuh kekurangan nutrisi seperti zat besi, vitamin B12, atau elektrolit. Kekurangan zat besi, misalnya, dapat menyebabkan anemia yang ditandai dengan pusing dan mudah lelah. Oleh karena itu, penting memilih makanan bernutrisi lengkap selama puasa.
6. Penghentian Kafein Secara Mendadak (Caffeine Withdrawal)
Bagi yang terbiasa minum kopi setiap hari, menghentikan kafein secara tiba-tiba saat puasa dapat memicu sakit kepala dan pusing. Kondisi ini disebut caffeine withdrawal. Biasanya gejala pusing muncul dalam 12–24 jam setelah minum kopi saat puasa sudah berkurang.
Cara Mengatasi Pusing Saat Puasa yang Aman
Jika kamu mengalami pusing saat puasa, jangan langsung panik. Terdapat beberapa langkah yang bisa membantu meredakannya:
- Segera duduk atau berbaring agar tidak jatuh.
- Tarik napas perlahan dan dalam untuk membantu relaksasi.
- Hindari berdiri mendadak.
- Jika gejala berat seperti hampir pingsan, pertimbangkan untuk membatalkan puasa demi keselamatan.
Pusing yang disertai gejala berat seperti pingsan atau muntah perlu segera mendapat pemeriksaan medis. Jika KPeople memiliki kondisi medis tertentu seperti diabetes atau tekanan darah rendah kronis, sebaiknya konsultasikan dengan dokter sebelum memutuskan untuk tetap berpuasa.
Tips Mencegah Pusing Saat Puasa Agar Tetap Bugar
Agar puasa tetap nyaman dan produktif, penting untuk melakukan langkah pencegahan sejak awal. Kebiasaan sederhana yang konsisten justru menjadi kunci utama tubuh tetap memiliki energi puasa sepanjang hari. Ini dia tips puasa sehat yang bisa diterapkan:
1. Pastikan Hidrasi Optimal Saat Sahur dan Berbuka
Cara mengatasi pusing bisa dengsn merapkan pola minum 2–3–2 (2 gelas saat berbuka, 3 gelas malam hari, 2 gelas saat sahur). Hindari minuman berkafein berlebihan karena dapat meningkatkan risiko dehidrasi.
Kementerian Kesehatan RI juga menganjurkan pemenuhan cairan yang cukup selama puasa agar tubuh tetap terhidrasi dengan baik.
Artikel Lainnya: Cara Mengurangi Stres Saat Puasa dengan Efektif
2. Konsumsi Makanan Bergizi Seimbang dengan Karbohidrat Kompleks dan Protein
Pilih karbohidrat kompleks seperti nasi merah, oat, atau roti gandum saat sahur karena dicerna lebih lambat dan membantu menjaga kadar gula darah stabil. Tambahkan protein seperti telur, ayam, tahu, atau tempe. Menu sahur yang tepat dapat membantu mencegah hipoglikemia selama puasa, lho!
3. Cukup Tidur dan Kelola Stres dengan Baik
Usahakan tetap tidur 7–9 jam per hari meskipun jadwal berubah. Jika perlu, tambahkan power nap 20–30 menit di siang hari. Tidur cukup sangat penting untuk menjaga fungsi otak dan keseimbangan hormon.
4. Hindari Perubahan Posisi Tubuh yang Terlalu Cepat
Bangunlah secara perlahan dari posisi duduk atau berbaring untuk mencegah tekanan darah turun mendadak. Ini penting terutama bagi KPeople yang sering mengalami hipotensi.
5. Kurangi Kafein Secara Bertahap Sebelum Puasa Dimulai
Jika kamu terbiasa minum kopi setiap hari, coba mulai kurangi konsumsi kafein 1–2 minggu sebelum puasa. Cara ini membantu tubuh beradaptasi sehingga risiko sakit kepala berkurang. Dengan persiapan yang baik, risiko pusing saat puasa dapat ditekan seminimal mungkin.
Untuk membantu mencegah pusing dan menjaga tubuh tetap sehat serta bertenaga saat puasa, pastikan Kpeople memiliki asupan vitamin dan mineral esensial yang cukup. Blackmores Multivitamin + Minerals dapat mendukung kebutuhan harianmu atau Blackmores Vitamin C 1000mg untuk imunitas.
Menariknya, setiap pembelian produk Blackmores juga memberikanmu poin di KPoin, lho yang mana bisa ditukarkan dengan hadiah menarik seperti voucher belanja, saldo e-wallet hingga pulsa token listrik.
Pelajari lebih lanjut tentang Apa Itu Kpoin dan Keuntungannya Bergabung dan jangan lupa download aplikasi KPoin untuk mendapatkan info jumlah poin yang telah dikumpulkan.
Referensi:
- CDC. FastStats: Sleep in Adults. Diakses dari https://www.cdc.gov/sleep/data-research/facts-stats/adults-sleep-facts-and-stats.hai
- Mayo Clinic. Dizziness. Diakses dari https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/dizziness/symptoms-causes/syc-20371787
- Cleveland Clinic. Dizziness. Diakses dari https://my.clevelandclinic.org/health/symptoms/6422-dizziness
- Medical News Today. What causes dizziness?. Diakses dari https://www.medicalnewstoday.com/articles/325251
- Mayo Clinic. Dehydration. Diakses dari https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/dehydration/symptoms-causes/syc-20354086
- Healthline. Everything You Need to Know About Hypoglycemia (Low Blood Sugar). Diakses dari https://www.healthline.com/health/hypoglycemia
Komentar

Ayo, jadi orang pertama yang tulis komentar kamu di artikel ini!
Kamu akan diarahkan ke Aplikasi KPoin untuk berikan komen.



