
Diet dan Nutrisi
Sahur dengan Kopi Apakah Boleh? Pahami Dampak & Tipsnya
Penulis: Siti Nurmayani Putri
Rabu, 18 Februari 2026
Rating Artikel 0/5
|
0
Bagikan
*Telah Direview oleh Tim Medis Klikdokter
Puasa bukan berarti harus menahan semua kebiasaan, termasuk minum kopi. Namun, pertanyaan yang sering muncul adalah sahur dengan kopi apakah boleh?
Bagi sebagian orang, mungkin juga termasuk KPeople, kopi sudah menjadi “ritual wajib” di pagi hari untuk membantu tubuh terasa lebih segar dan fokus. Di sisi lain, ada kekhawatiran tentang efek kopi saat puasa, seperti risiko dehidrasi, munculnya asam lambung, atau bahkan sakit kepala saat puasa.
Lalu, bagaimana sebenarnya fakta medisnya? Apakah kopi saat sahur aman, atau justru sebaiknya dihindari? Yuk, kita bahas secara lengkap dan seimbang.
Artikel lainnya: 9 Tips Sehat Agar Tetap Bertenaga Saat Puasa Ramadan
Manfaat Minum Kopi untuk Tubuh
Sebelum membahas lebih jauh soal kopi saat sahur, penting untuk memahami bahwa kopi bukanlah minuman “jahat”. Justru, ada banyak manfaat kopi bagi tubuh jika dikonsumsi dalam batas wajar.
Kopi mengandung kafein yang bekerja sebagai stimulan sistem saraf pusat. Kafein membantu meningkatkan kewaspadaan, konsentrasi, dan performa mental. Selain itu, kopi juga kaya antioksidan yang dapat membantu melawan radikal bebas dalam tubuh.
Menurut Mayo Clinic, konsumsi kopi dalam jumlah batas normal dapat dikaitkan dengan penurunan risiko beberapa penyakit kronis, seperti diabetes tipe 2 dan penyakit Parkinson.
Selain itu, metabolisme kopi di dalam tubuh dapat membantu pembakaran lemak dalam jangka pendek. Namun, manfaat tersebut tentu saja tetap harus dibarengi dengan konsumsi yang bijak. Jika berlebihan, bahaya kopi juga bisa muncul, seperti gangguan tidur, jantung berdebar, hingga gangguan lambung.
Apakah Boleh Minum Kopi saat Sahur?
Secara umum, minum kopi saat sahur tidak dilarang dan boleh saja, selama tidak berlebihan dan kondisi tubuh KPeople sehat. Namun, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan, terutama kafein yang memiliki efek diuretik ringan dan dapat meningkatkan produksi urine.
Meskipun efek ini tidak selalu menyebabkan dehidrasi saat puasa, konsumsi kopi berlebihan saat sahur dapat membuat tubuh lebih cepat kehilangan cairan, terutama jika tidak diimbangi dengan cukup minum air putih.
Selain itu, bagi orang yang memiliki riwayat maag atau GERD, kopi bisa merangsang produksi asam lambung. Hal ini berpotensi memperparah asam lambung saat puasa, terutama ketika perut kosong dalam waktu lama.
Ketiga, konsumsi kopi saat sahur pada orang yang sudah terbiasa minum kopi biasanya tidak menimbulkan masalah besar. Namun, jika tiba-tiba berhenti minum kopi saat puasa, sebagian orang bisa mengalami sakit kepala saat puasa akibat gejala putus kafein (caffeine withdrawal).
Kondisi ini dijelaskan oleh Healthline sebagai efek yang umum terjadi pada peminum kopi rutin yang menghentikan konsumsi mendadak.
Oleh karena itu, minum kopi saat sahur boleh, tetapi harus bijak dan disesuaikan dengan kondisi tubuh masing-masing.
Artikel lainnya: 10 Kebiasaan Buruk Saat Puasa: Hindari Agar Tetap Sehat!
Tips Aman Jika Tetap Mau Mengonsumsi Kopi Saat Sahur
Jika Anda termasuk yang sulit melewatkan kopi saat sahur, berikut beberapa tips puasa sehat agar konsumsi kopi tetap aman.
1. Utamakan Hidrasi dengan Air Putih yang Cukup Sebelum Kopi
Sebelum menikmati kopi, pastikan kebutuhan cairan tubuh sudah terpenuhi. Minumlah air putih yang cukup terlebih dahulu agar tubuh tidak kekurangan cairan saat menjalani puasa.
Kemenkes RI menganjurkan pembagian minum 8 gelas sehari dengan pola 2-4-2 saat puasa (2 gelas saat sahur, 4 saat berbuka hingga malam, dan 2 sebelum tidur). Dengan begitu, risiko dehidrasi saat puasa dapat ditekan meskipun Anda mengonsumsi kopi.
2. Pilih Jenis Kopi Rendah Kafein
Jika sensitif terhadap kafein, pilih kopi dengan kadar kafein lebih rendah atau decaf. Batas aman konsumsi kafein bagi orang dewasa sehat adalah sekitar 400 mg per hari (sekitar 3–4 cangkir kopi). Mengurangi kadar kafein membantu menekan efek kopi saat puasa seperti jantung berdebar atau gelisah.
3. Konsumsi Dalam Jumlah Moderat (Tidak Berlebihan)
Kunci utamanya adalah moderasi. Hindari minum kopi lebih dari satu cangkir saat sahur. Konsumsi berlebihan bisa meningkatkan risiko bahaya kopi, seperti gangguan lambung dan gangguan tidur. Selain itu, konsumsi kafein berlebihan dapat menyebabkan kegelisahan dan gangguan pencernaan.
4. Perhatikan Respons Tubuh Masing-masing Individu
Setiap orang memiliki toleransi berbeda terhadap kopi. Jika setelah minum kopi saat sahur KPeople sering merasa perih di lambung, mual, atau muncul asam lambung saat puasa, sebaiknya kurangi atau hentikan. Penderita maag sebaiknya membatasi konsumsi kopi, terutama saat perut kosong.
5. Pertimbangkan Konsumsi Setelah Makanan Berat Sahur
Jangan minum kopi saat perut benar-benar kosong. Konsumsilah setelah makan sahur utama agar lambung memiliki “pelindung” dari makanan yang masuk lebih dulu. Dengan cara ini, risiko gangguan lambung dapat diminimalkan.
Artikel lainnya: 5 Penyebab Berat Badan Naik Saat Puasa & Cara Mengatasinya
Alternatif Sumber Energi Lain yang Lebih Baik Saat Sahur
Jika KPeople ragu minum kopi saat sahur, ada banyak pilihan minuman sahur dan makanan lain yang bisa membantu menjaga energi tanpa risiko berlebihan. Misalnya, air putih bisa tetap dijadikan pilihan utama untuk menjaga hidrasi dan mencegah dehidrasi saat puasa. Selain itu, susu rendah lemak, jus buah tanpa gula tambahan, atau infused water bisa menjadi alternatif.
Untuk menjaga energi lebih stabil, konsumsi makanan tinggi protein dan karbohidrat kompleks saat sahur. Disarankan agar mengatur pola makan seimbang dengan protein, serat, dan lemak sehat untuk menjaga kestabilan energi lebih lama.
KPeople juga bisa mengandalkan teh hijau yang mengandung kafein lebih rendah dibanding kopi, sehingga efek stimulannya lebih ringan. Intinya, energi saat puasa tidak hanya bergantung pada kopi, tetapi pada pola makan dan tips puasa sehat secara keseluruhan.
Untuk membantu tubuh tetap berenergi dan ternutrisi saat puasa, terutama jika Kpeople memutuskan untuk mengurangi asupan kopi, pastikan kebutuhan vitamin dan mineral esensial terpenuhi.
Blackmores Multivitamin + Minerals dapat mendukung stamina harianmu, atau Blackmores B Complex untuk metabolisme energi yang optimal. Dengan begitu, tubuhmu akan lebih siap menjalani puasa dengan nyaman dan produktif.
Menariknya, setiap pembelian produk Blackmores juga memberikanmu poin di KPoin, lho yang mana bisa ditukarkan dengan hadiah menarik seperti voucher belanja, saldo e-wallet hingga pulsa token listrik.
Pelajari lebih lanjut tentang Apa Itu Kpoin dan Keuntungannya Bergabung dan jangan lupa download aplikasi KPoin untuk mendapatkan info jumlah poin yang telah dikumpulkan.
Referensi:
- WebMD. Caffeine Myths and Facts. Diakses dari https://www.webmd.com/diet/caffeine-myths-and-facts
- Mayo Clinic. Caffeine: How much is too much?. Diakses dari https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/nutrition-and-healthy-eating/in-depth/caffeine/art-20045678
- Healthline. Caffeine Withdrawal Symptoms and How to Reduce Them. Diakses dari https://www.healthline.com/nutrition/caffeine-withdrawal-symptoms
- WebMD. Health Benefits of Coffee. Diakses dari https://www.webmd.com/diet/health-benefits-coffee
- Kemenkes. Tahukah Kamu, Berapa Idealnya Jumlah Air Putih yang Kita Minum Perhari?. Diakses dari https://keslan.kemkes.go.id/view_artikel/579/tahukah-kamu-berapa-idealnya-jumlah-air-putih-yang-kita-minum-perhari
Komentar

Ayo, jadi orang pertama yang tulis komentar kamu di artikel ini!
Kamu akan diarahkan ke Aplikasi KPoin untuk berikan komen.



