HomeArtikelMPASI

Ikan Dori (Patin) untuk MPASI: Manfaat & Resep Anti Amis

Ikan Dori (Patin) untuk MPASI: Manfaat & Resep Anti Amis

MPASI

Ikan Dori (Patin) untuk MPASI: Manfaat & Resep Anti Amis

profile-Siti Nurmayani Putri

Penulis: Siti Nurmayani Putri

Selasa, 26 Agustus 2025

Rating Artikel 5/5

|

24

Bagikan

*Telah Direview oleh Tim Medis Klikdokter


Memilih sumber protein hewani yang tepat untuk MPASI bayi memang penting. Salah satu pilihan yang semakin populer adalah ikan dori atau lebih tepatnya ikan patin fillet. Teksturnya lembut, rasanya ringan, dan yang paling penting, MPASI tanpa duri, sangat cocok untuk bayi yang baru belajar makan.


Selain kaya protein MPASI, ikan ini juga mengandung lemak sehat dan berbagai zat gizi yang bermanfaat untuk tumbuh kembang si kecil. Yuk, cari tahu manfaat dan resepnya di sini.


Artikel lainnya: 8 Ikan yang Bagus untuk Mpasi, Dukung Otak Bayi


Kandungan Gizi Ikan Dori (Patin)


Ikan patin atau ikan dori (Pangasius sp.) mengandung nutrisi penting untuk bayi. Dalam 100 gram ikan dori mengandung:


  1. Energi: 132 kcal
  2. Protein: 17 gram
  3. Lemak: 6.60 gram


Protein dalam ikan patin tergolong lengkap dengan semua asam amino esensial yang penting untuk pertumbuhan jaringan bayi.


Lemak tak jenuh (omega‑3 DHA dan EPA) juga turut membantu perkembangan otak dan penglihatan meskipun kadarnya sedikit lebih rendah dibanding ikan laut dalam. Selain itu, vitamin A, B12, D dan mineral seperti kalsium, fosfor, zat besi juga hadir dalam komposisi nutrisinya.


Manfaat Ikan Dori (Patin) untuk Tumbuh Kembang Bayi


Penting untuk Bunda ketahui, memperkenalkan ikan patin fillet untuk bayi sebagai bagian dari MPASI memberikan manfaat luar biasa. Berikut sederet dampak baiknya:


Sumber Protein Hewani Berkualitas


Protein tinggi pada ikan patin mendukung pembentukan dan perbaikan jaringan tubuh, otot, sistem kekebalan, dan sistem saraf bayi. Ini merupakan nutrisi yang penting di masa pertumbuhan awal.


Meningkatkan Kecerdasan


Kandungan omega‑3, khususnya DHA, dalam ikan dori atau patin berperan dalam meningkatkan perkembangan otak dan daya ingat bayi. Anak yang rutin makan ikan dilaporkan memiliki konsentrasi dan memori lebih baik.


Memperkuat Tulang & Otot


Kalsium, fosfor, dan vitamin D dalam ikan patin mendukung penyerapan mineral penting untuk pembentukan tulang dan gigi yang kuat. Protein juga membantu memperkuat otot bayi sepanjang masa tumbuh kembangnya.


Kabar baiknya lagi, konsumsi ikan patin secara rutin bisa turut membantu mencegah stunting serta anemia ringan pada bayi karena kandungan zat besinya yang mudah diserap.


Kapan Bayi Boleh Mulai Makan Ikan Dori?



Bayi umumnya boleh mulai makan ikan dori atau patin sejak memasuki fase MPASI, yaitu usia mulai 6 bulan, dengan pengenalan secara hati‑hati. Penting bagi orang tua untuk memulai dengan porsi kecil. Supaya lebih aman, konsumsi selama dua kali seminggu.


Selalu pastikan ikan telah dimasak matang sempurna dan dihaluskan sesuai tekstur bayi, serta pantau reaksi alergi pada tahap awal pemberian.


Artikel Lainnya: 5 Manfaat Teri Nasi untuk MPASI Bayi dan Ide Resepnya


Tips Memilih dan Mengolah Ikan Dori (Patin Fillet)


Pilihan hidangan ikan patin untuk bayi perlu dimulai dengan memilih fillet segar. Pastikan warnanya putih cerah, teksturnya kenyal, tidak berlendir, dan tidak berbau amis kuat atau lumpur. Berikut tips yang bisa KPeople terapkan di rumah:


Cara Mengurangi Bau Lumpur atau Amis


Untuk menghilangkan bau lumpur atau amis, lumuri fillet dengan perasan jeruk nipis atau lemon sebelum dimasak, diamkan beberapa menit, lalu bilas ringan.


Metode Memasak Terbaik


Metode memasak ideal untuk MPASI adalah kukus, tim, atau panggang tanpa tambahan minyak berlebih. Hindari menggoreng untuk menjaga kualitas lemak sehat (omega‑3) dan meminimalkan risiko lemak berlebih pada bayi.


Artikel Lainnya: 5 Manfaat Udang untuk MPASI Bayi & Cara Aman Mengolahnya


Ide Resep MPASI Menggunakan Ikan Dori



Berikut resep MPASI lengkap menggunakan ikan dori fillet untuk bayi usia sekitar 6 bulan ke atas yang bisa Bunda coba:


Resep Bubur Ikan Dori Brokoli


Bahan


  1. 1 potong kecil fillet ikan dori atau patin (sekitar 30 gram)
  2. 2 sendok makan nasi putih matang
  3. 1–2 kuntum brokoli cincang halus (sekitar 10–20 gram)
  4. 1 sdt unsalted butter atau minyak zaitun
  5. Air matang secukupnya (sekitar 50–70 ml)


Langkah-langkah


  1. Kukus nasi hingga menjadi setengah lembek (bubur).
  2. Kukus ikan patin fillet hingga matang sepenuhnya. Hancurkan atau haluskan hingga tidak ada duri.
  3. Kukus brokoli hingga lunak, cincang halus.
  4. Campur nasi bubur, ikan halus, dan brokoli dalam panci kecil. Tambahkan sedikit air dan unsalted butter (atau EVOO), masak perlahan hingga semua tercampur dan tekstur jadi lembek.
  5. Diamkan bubur sesuai suhu aman dan sajikan dalam bentuk bubur lembut. Bisa dihaluskan lebih lanjut dengan saringan jika perlu untuk tekstur bayi 6–8 bulan.


Kesimpulan


Ikan dori atau ikan patin fillet adalah pilihan MPASI yang aman, bergizi, lembut, dan mudah dicerna. Kandungan protein lengkap, lemak sehat (omega‑3), vitamin dan mineral mendukung perkembangan otak, tulang, otot, dan sistem kekebalan bayi.


Bunda juga dapat mencampurkan ikan dori dengan Milna Bubur Bayi Organik. Bubur ini telah difortifikasi dengan bahan-bahan alami dan berkualitas tinggi serta tersedia beragam varian rasa dan tekstur untuk dampingi setiap tahap pertumbuhan Si Kecil.


Setiap pembelian produk Milna juga memberikan bunda poin di KPoin, lho yang mana bisa ditukarkan dengan hadiah menarik seperti voucher belanja, saldo e-wallet hingga pulsa token listrik.


Pelajari lebih lanjut tentang Apa Itu Kpoin dan Keuntungannya Bergabung dan jangan lupa download aplikasi KPoin untuk mendapatkan info jumlah poin yang telah dikumpulkan.


Referensi:

  1. KlikDokter. Intip Kandungan Gizi dalam Ikan Dori. Diakses dari https://www.klikdokter.com/gaya-hidup/diet-nutrisi/intip-kandungan-gizi-dalam-ikan-dori
  2. Nilai Gizi. Ikan patin segar. https://nilaigizi.com/gizi/detailproduk/911/Ikan-Patin%2C-segar
  3. Kumparan. 8 Manfaat Ikan Patin untuk Bayi serta Kandungan Gizinya. Diakses dari https://kumparan.com/kabar-harian/8-manfaat-ikan-patin-untuk-bayi-serta-kandungan-gizinya-22eDBEpocHB
  4. Healthline. Swai Fish: Should You Eat or Avoid It?. Diakses dari https://www.healthline.com/nutrition/swai-fish

Komentar

empty-state-comment

Ayo, jadi orang pertama yang tulis komentar kamu di artikel ini!

Kamu akan diarahkan ke Aplikasi KPoin untuk berikan komen.